Teknologi ini Diyakini Mampu Tangani Pasien Penyakit Jantung
MitraClip bekerja dengan cara memasukkan kateter berkepala klip melalui pembuluh darah di paha menuju jantung.
Teknologi medis kembali mencetak kemajuan berarti dalam penanganan penyakit jantung, khususnya kebocoran katup mitral (regurgitasi mitral).
Prosedur MitraClip™, yang kini tersedia di Heartology Cardiovascular Hospital, menawarkan solusi minimal invasif bagi pasien berisiko tinggi yang tidak memungkinkan menjalani operasi jantung terbuka.
MitraClip bekerja dengan cara memasukkan kateter berkepala klip melalui pembuluh darah di paha menuju jantung. Alat ini kemudian dipasang pada katup mitral yang bocor agar dapat kembali menutup sempurna, sehingga aliran darah berjalan satu arah dan kerja jantung menjadi efisien.
Berbeda dengan operasi terbuka, prosedur ini tidak memerlukan sayatan besar, tidak menghentikan jantung, serta memungkinkan pemulihan lebih cepat.
“Sebagian besar pasien datang dalam kondisi berat, sehingga operasi terbuka menjadi sangat berisiko. MitraClip menjadi solusi yang aman, efektif, dan minim trauma. Prosedurnya hanya memakan waktu 3–4 jam, dan pasien dapat pulang dalam dua hari,” jelas dr. Dafsah Arifa Juzar, Sp.JP(K), spesialis intervensi kardiologi Heartology.
Berdasarkan studi internasional EXPAND G4, MitraClip memiliki tingkat keberhasilan hingga 93% dalam mengurangi kebocoran katup ke level minimal dalam satu tahun. Selain itu, 96,2% pasien mengalami keberhasilan prosedural akut, sementara risiko rawat inap akibat gagal jantung berkurang hingga 47% dalam lima tahun setelah tindakan.
Prosedur ini juga didukung imaging mutakhir seperti Transesophageal Echocardiography (TEE) untuk memastikan penempatan klip yang presisi.
“Evaluasi menyeluruh dengan teknologi imaging canggih memastikan posisi klip optimal, sehingga manfaat klinis maksimal dapat dirasakan pasien,” ungkap dr. Ario S. Kuncoro, Sp.JP(K), echocardiologist di Heartology dalam keterangannya, Kamis (24/4).
Heartology menjadi salah satu pusat kardiovaskular pertama di Indonesia yang menghadirkan teknologi MitraClip, menandai era baru dalam pengobatan kebocoran katup jantung. Dengan pendekatan personal dan minim invasif, pasien tak perlu lagi bepergian ke luar negeri untuk mendapatkan prosedur dengan standar global ini.