LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Tak hanya Google, LINE dan Mataharimall pun ikut perangi berita hoax

Tak hanya Google, LINE dan Mataharimall pun ikut perangi berita hoax. Pada 1 April lalu, servis konten agregator dari LINE Indonesia, LINE Today, memunculkan sebuah tautan artikel berjudul “Artis Salah Kirim Chat, Praktik Jual Beli Suara Miliaran Rupiah Terbongkar”.

2017-04-12 09:46:00
Berita Hoax
Advertisement

Pada 1 April lalu, servis konten agregator dari LINE Indonesia, LINE Today, memunculkan sebuah tautan artikel berjudul “Artis Salah Kirim Chat, Praktik Jual Beli Suara Miliaran Rupiah Terbongkar”. Konten ini sontak menarik perhatian pembaca LINE Today, terbukti selama seminggu terakhir kampanye tersebut berhasil menghasilkan 95.000 klik. Alih-alih memunculkan artikel, tautan berita tersebut malah memunculkan tulisan "April Mop, Ini Contoh Hoax, Makanya Saring Sebelum Sharing".

Hal itu sejatinya merupakan kampanye unik yang diinisiasi MatahariMall.com yang bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) serta LINE dalam menyerukan kampanye anti berita hoax.

Kampanye yang bertajuk "Makanya Saring Sebelum Sharing" bertujuan untuk mengedukasi serta mengajak masyarakat untuk jeli dalam menyaring pemberitaan yang bersifat menyesatkan atau hoax. Bersama LINE, MatahariMall.com memberikan beberapa tips dan trik untuk menghindari penyebaran berita hoax:

Advertisement

1. Cek sumber beritanya

Di era teknologi ini, masyarakat cenderung menyerap informasi dengan sangat cepat. Seperti contohnya saat berita broadcast diterima, isi berita yang mengejutkan biasanya langsung disebarkan tanpa dicek terlebih dulu sumber beritanya.

Advertisement

2. Cari kebenaran beritanya

Dengan akses internet yang dimiliki masyarakat, tentunya informasi dapat dengan mudah diakses masyarakat. Mencari kebenaran data tidaklah sulit, seperti contohnya saat ada kabar diskon dari di sebuah pesan broadcast, yang perlu dilakukan adalah cek apakah kabar itu sudah diberitakan di situs berita resmi dari website yang mengeluarkan promonya.

3. Jangan mudah terprovokasi

Saat membaca informasi yang mengejutkan atau terkesan memprovokasi, ada baiknya tidak langsung menyebarkan kepada orang lain. Karena hal tersebut bisa menimbulkan berbagai persepsi.

4. Sharing is caring

Sharing informasi dengan keluarga dan teman adalah hal yang penting. Dengan berbagai informasi kita jadi sadar apakah informasi yang dapatkan adalah informasi yang benar atau tidak.

5. Perbanyak Bahan Bacaan

Ini sebagai salah satu tips mencegah supaya tidak mudah tertipu oleh berita hoax. Ketika kamu tidak yakin dengan berita dari salah satu sumber, ada baiknya coba melihat berita dengan topik-topik terkait.

Baca juga:
Perangi berita hoax, Google tandai berita palsu di pencarian
13 Media online adu gagasan lawan gelombang berita hoax
Tak mau masyarakat terpecah, pemerintah diminta tindak penyebar hoax
Larangan copas status dan ambil foto di Facebook, ternyata hoax
Anies-Sandi bentuk Satgas untuk pantau berita hoax di sosial media
Polisi imbau orang tua tak termakan isu hoax penculikan anak
Pemerintah diminta kerjasama dengan facebook & Youtube tangani hoax

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.