Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah diminta kerjasama dengan facebook & Youtube tangani hoax

Pemerintah diminta kerjasama dengan facebook & Youtube tangani hoax Ilustrasi Hoax. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Dewan Pers Indonesia Yosep Adi Prasetyo meminta pemerintah melakukan kerjasama dengan Facebook dan Youtube untuk membuka perwakilan di Indonesia. Permintaan tersebut atas dasar maraknya kabar hoax yang kerap disebarkan melalui media sosial tersebut.

Yosep menilai, jika Facebook dan Youtube menyimpan perwakilan di Indonesia, akan lebih mudah melakukan pemblokiran konten-konten yang bermuatan negatif ataupun hoax.

"Jadi, untuk memblokir itu harus melakukan komplain kepada pengelola FB dan Youtube bahwa konten ini berbahaya," kata Yosep, di Universitas Pertamina, Simprug, Jakarta Selatan, Sabtu (25/3).

Yosep menceritakan, kasus yang baru-baru ini terjadi yakni aksi bunuh diri yang disiarkan secara langsung di Facebook. Ia mengatakan pihaknya dan pemerintah butuh waktu yang cukup lama untuk memblokir konten tersebut sehingga terlanjur meluas ke situs Youtube.

"24 jam terus menerus komunikasi dengan Dirjen Informatika termasuk dengan pak menteri minta ini supaya diblokir. Baru pukul satu hari Sabtu itu bisa berhasil diblokir," terang Yosep.

Saat ini, Yosep mengungkapkan bahwa Facebook dan Youtube hanya mempunyai perwakilan marketing saja di Indonesia. "Itu lah permintaan dari pemerintah supaya ada perwakilan Youtube dan Facebook punya kantor di Jakarta, deslngan demikian komunikasi bisa lebih cepat," kata Yosep.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP