LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

SiCepat Ekspres sebut pertumbuhan bisnisnya melejit tahun 2017

SiCepat Ekspres sebut pertumbuhan bisnisnya melejit tahun 2017. Perusahaan e-commerce kini mulai bermunculan. Menjadikan ekosistem pendukungnya pun makin bergeliat. Misalnya saja untuk sektor logistik. Sektor ini menjadi seksi karena pelan-pelan perilaku masyarakat cenderung menyukai belanja online.

2018-02-21 14:26:00
E-commerce
Advertisement

Perusahaan e-commerce kini mulai bermunculan. Menjadikan ekosistem pendukungnya pun makin bergeliat. Misalnya saja untuk sektor logistik. Sektor ini menjadi seksi karena pelan-pelan perilaku masyarakat cenderung menyukai belanja online. SiCepat Ekspres salah satu perusahaan logistik mengakui berkah dari tren belanja online ini.

Menurut Chief Marketing Officer SiCepat Ekspres, Wiwin Dewi Herawati, pertumbuhan revenue perusahaan yang dipimpinnya itu telah mencapai 177 persen di tahun 2017. Sementara untuk jangkauan wilayahnya kini telah mencapai 12 kota dan itu direncanakan akan terus berkembang di tahun 2018 ini.

“Total saat ini ada 12 kota, di antaranya di Jabodetabek, Bandung, Jogja, Semarang, Solo, Malang, Surabaya, Denpasar, Makassar, Balikpapan, Batam, dan Medan,” ujarnya saat acara ulang tahun ke-4 SiCepat Ekspres di Jakarta, Rabu (21/2).

Advertisement

“Tetapi untuk saat ini, yang difokuskan wilayah Jabodetabek. Karena online shop dan buyernya rata-rata masih ada di Jabodetabek,” tambah dia.

Wiwin mengatakan, SiCepat Ekspres memiliki perbedaan dengan perusahaan ekspedisi lainnya. Mereka mengklaim hanya memberikan layanan pengiriman barang e-commerce dan tidak bermain untuk bisnis logistik lainnya. Menurutnya, dengan cara seperti itu akan menjadikan SiCepat Ekspres lebih fokus.

“Kita maunya fokus di bisnis e-commerce. Karena agar pelayanan berbeda dengan yang lain,” jelas dia.

Advertisement

Meski begitu, karena hanya fokus untuk bisnis e-commerce, ia pun mengakui jika pangsa pasarnya masih kalah dibandingkan dengan kompetitor lain. Diperkirakan masih di bawah 5 persen. Tetapi, ia meyakini angka pangsa pasarnya akan merangkak naik seiring dengan peningkatan dari strategi yang dilakukan. Dia menargetkan bisa naik menjadi 10 persen.

“5 tahun ke depan kita berharap bisa menjadi nomor 2 terbesar ekspedisi untuk e-commerce,” terangnya.

Baca juga:
Hari Valentine, merchant Tokopedia kebanjiran order
500 unit OPPO A83 ludes terjual di JD.ID
Ini saran asosiasi agar e-commerce Indonesia tidak dikuasai produk asing
Pengusaha bagikan tips agar toko ritel tak lagi berguguran
Dorong produk lokal di e-commerce, Kadin minta pajak UMKM dibebaskan
Dikuasai produk asing, Mendag wajibkan e-commerce jual produk lokal
Pengusaha minta pemerintah adil dalam menerapkan pajak e-commerce

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.