LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Pemakaman 'vampir' di Polandia, mayat dikalungi sabit disumpal batu

Pemakaman ini banyak dilakukan di abad ke-17

2015-12-19 12:12:00
Penelitian Ilmiah
Advertisement

Dua ilmuwan, Marek Polcyn dan Elzbieta Gajda baru-baru ini mempublikasikan penemuan makam dari abad 17 yang di dalamnya ada mayat diduga milik 'vampir'.

Makam bernama Drawsko itu terdapat di Polandia dan terungkap mempunyai 5 buah tengkorak yang dikubur dengan cara menyeramkan, yakni dikalungi sabit. Sabit-sabit itu diletakkan di leher atau pinggang si mayat dengan kuat.

Menurut ilmuwan, keberadaan sabit itu adalah bukti dari praktik 'anti-vampir' yang di masa itu banyak dipercaya masyarakat. Dengan meletakkan sabit di atas mayat, hal itu bisa mencegah mereka untuk bangkit kembali. Mayat-mayat yang diberi sabit diklaim dulunya meninggal dengan cara tidak lazim atau mengerikan, sehingga diyakini dapat bangkit kembali.

Advertisement

Selain untuk mencegah mayat bangkit kembali, keberadaan sabit disebut dapat melindungi mayat dari serangan setan.

"Saat sabit diletakkan di kuburan, benda itu memastikan mayat tetap berada di kuburan dan tidak membahayakan makhluk yang masih hidup. Benda itu juga mungkin dipakai untuk melindungi orang mati dari iblis," ujar kedua ilmuwan dalam jurnal Universitas Cambridge.

Sabit oleh orang Polandia abad 17 berperan dalam ritual untuk melawan ilmu sihir atau ilmu hitam lain. Wanita hamil dan anak-anak pun disebt bisa terlindungi dengan benda tajam itu.

Advertisement

Yang tidak kalah seram, dari 5 mayat yang ditemukan berkalung sabit, satu tengkorak (diduga milik wanita berumur 50-60 tahun) tidak hanya dikalungi sabit tetapi mulutnya juga dijejali batu besar dan beberapa koin tembaga.

Kepercayaan masyarakat Polandia kuno juga menyebutkan bila kematian 'nahas' seperti tenggelam, bunuh diri, atau kematian sebelum dibaptis dapat membuat si mayat atau rohnya berubah menjadi satu di antara 14 jenis setan.

Sumber: Daily Mail

Baca juga:
Benarkah ini makam Sultan Sulaiman si penakluk Eropa yang hilang?
Bangun jalan, pekerja China temukan fosil dinosaurus 180 juta tahun
Keindahan warisan purbakala Nusantara di Stone Garden
Berharap karst Citatah tak punah
Kompromi demi kelestarian karst Citatah

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.