Pascabayar XL targetkan beri kontribusi 10 persen di 2020
Pascabayar XL targetkan beri kontribusi 10 persen di 2020. Secara umum, pelanggan pasca bayar seluruh operator selular tidak segemuk prabayar. Namun, ada potensi besar yang bisa didapatkan dari pelanggan pasca bayar. Pelanggan pasca bayar cenderung lebih loyal terhadap pilihannya dan rela merogoh kocek lebih dalam.
Secara umum, pelanggan pasca bayar seluruh operator selular tidak segemuk prabayar. Namun, ada potensi besar yang bisa didapatkan dari pelanggan pasca bayar. Pelanggan pasca bayar cenderung lebih loyal terhadap pilihannya dan rela merogoh kocek lebih dalam untuk sebuah layanan.
Sama seperti halnya operator selular lainnya, XL pun mencoba menjaga pelanggan pasca bayarnya melalui XL Prioritas dengan segenap penawaran menarik. Misalnya saja program bundling Samsung Galaxy S8.
Program bundling ini diklaim mampu menjawab kebutuhan pelanggan yang ingin mendapatkan perangkat terbaru dan tentunya dianggap strategi jitu untuk mendongkrak penambahan pelanggan prioritas mereka.
Maka bukan tidak mungkin, kelak pelanggan pasca bayar XL mampu berkontribusi terhadap pendapatan XL secara keseluruhan. Saat ini memang kontribusi pelanggan pasca bayar mereka belum terlalu menggembirakan. Angkanya masih di bawah 10 persen.
"Kontribusinya masih kecil. Tapi ini tidak terjadi di XL saja, melainkan seluruh operator selular. Makanya, kita fokus pada pasca bayar. Kami menargetkan di tahun 2020, sumbangan dari pasca bayar ke pendapatan XL mampu mencapai 10 persen," ujar General Manager Postpaid Marketing XL, Lyra Filiola di Jakarta, Kamis (13/4).
Saat ini pelanggan XL prioritas hampir menyentuh angka 600 ribu. Dari angka 600 ribu itu, 220 ribunya adalah pelanggan personal, sementara sisanya adalah pelanggan lama dan korporasi.
"Yang meningkat menjadi 220 ribu itu pelanggan personal atau baru. Jumlah itu meningkat 25 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya," jelas Lyra.
Baca juga:
XL sebut beri cashback Rp 8 juta pembeli Galaxy S8
Axis Hitz, senjata XL sasar kalangan millennials
DPR desak pemerintah kaji komitmen modern licensing operator seluler
Menunggu seluruh operator bangun 4G di Indonesia Timur
Telkomsel targetkan pengguna 4G di NTT tumbuh dua kali lipat
Kabel bawah laut baru INDIGO bakal memiliki kecepatan 18 Tbps
Perlu rencana matang jika jaringan 2G dipensiunkan