Mark Zuckerberg Akui Era Media Sosial telah Berakhir
Ada perubahan pola yang terjadi saat ini di media sosial.
Bos Meta, Mark Zuckerberg mengakui bahwa Facebook dan Instagram telah bergeser dari fungsi awalnya sebagai platform sosial menjadi tempat konsumsi konten yang didominasi hiburan.
Pengakuan ini muncul dalam sidang antitrust antara Meta dan Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat (FTC), yang menuduh Meta memonopoli pasar jejaring sosial dengan akuisisi Instagram dan WhatsApp.
Mengutip TheNewYorker, Selasa (13/5), dalam kesaksiannya selama lebih dari 10 jam, Zuckerberg menyatakan bahwa saat ini Meta fokus pada hiburan, pembelajaran, dan eksplorasi informasi.
“Kami bukan lagi sekadar jejaring sosial personal seperti dulu,” ujarnya.
Bahkan, kata dia, data internal Meta menunjukkan bahwa hanya 17 persen waktu pengguna Facebook dan 7 persen waktu pengguna Instagram dihabiskan untuk melihat unggahan dari teman, turun tajam dari dua tahun sebelumnya. Selebihnya, konten hiburan.
Meta menyebut dirinya kini bersaing di pasar konten digital yang jauh lebih luas, melawan TikTok, YouTube, dan bahkan iMessage.
Dalam dokumen pengadilan, Meta berargumen bahwa tudingan monopoli FTC sudah usang, sebab ekosistem saat ini sangat berbeda dengan saat mereka mengakuisisi WhatsApp dan Instagram lebih dari satu dekade lalu.
“Media sosial sekarang lebih ke arah konten publik, bukan personal,” ujarnya.