LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEK
  2. SAINS

Lobster Pohon Muncul Lagi setelah 70 Tahun, Sempat Dikira Punah

Lobster pohon, serangga langka yang sempat dinyatakan punah, kembali ditemukan setelah 70 tahun. Upaya konservasi intensif membantu memulihkan spesies ini.

Kamis, 10 Apr 2025 11:17:40
lobster
Lobster Pohon Muncul Lagi setelah 70 Tahun, Sempat Dikira Punah (Generated by ChatGPT)
Advertisement

Lobster pohon, atau Dryococelus australis merupakan jenis serangga tongkat yang sempat dinyatakan punah selama 70 tahun. Menariknya, spesies ini kembali ditemukan dan berhasil diselamatkan dari kepunahan.

Perlu diketahui, serangga ini berasal dari Kepulauan Lord Howe, khususnya di Ball's Pyramid, sebuah pulau kecil tak berpenghuni di lepas pantai Australia.

Mengutip APNews, Kamis (10/4), serangga ini memiliki ukuran yang cukup besar, panjang hingga 18 cm dan beratnya hampir 25 gram.

Mereka hidup di antara semak melaleuca dan berlindung di rongga tanaman. Habitat yang terbatas dan ancaman dari tikus yang dibawa oleh kapal karam pada tahun 1918 hampir menyebabkan kepunahan spesies ini.

Advertisement

Setelah dinyatakan punah, upaya konservasi intensif dilakukan, termasuk penangkaran di beberapa kebun binatang. Pada tahun 2001, beberapa spesimen hidup ditemukan di Ball's Pyramid, dan kemudian dibawa ke penangkaran di Melbourne.

Upaya ini memungkinkan populasi lobster pohon bertumbuh kembali, sehingga pada tahun 2008, sebagian populasi berhasil dikembalikan ke habitat aslinya setelah upaya pemberantasan tikus.

Advertisement

Sejarah Kepunahan dan Dimulai Konservasi

Lobster pohon sempat menjadi umpan memancing yang populer di Pulau Lord Howe sebelum dianggap punah. Kepunahan mereka dipicu oleh tikus hitam yang terbawa oleh kapal karam pada tahun 1918.

Tikus-tikus ini menghabisi tidak hanya lobster pohon, tetapi juga lima spesies burung dan beberapa invertebrata lainnya.

Pada tahun 1960-an, pendaki gunung menemukan sisa-sisa serangga yang diduga kuat merupakan lobster pohon di Ball's Pyramid.

Namun, tidak ada yang berhasil menemukan spesimen hidup hingga tahun 2001. Penemuan ini memicu upaya konservasi yang serius, termasuk penangkaran dan pengembangan habitat buatan.

Upaya konservasi ini tidak hanya dilakukan di Australia, tetapi juga melibatkan kebun binatang di seluruh dunia. Kebun Binatang Praha, misalnya, telah bergabung dalam upaya internasional untuk memelihara lobster pohon.

Mereka harus membangun fasilitas khusus untuk melindungi serangga ini dari infeksi bakteri dan virus.

Upaya Global

Kebun Binatang Praha merupakan salah satu dari enam lembaga di dunia yang berhasil menciptakan kondisi hidup bagi lobster pohon.

Mereka memamerkan serangga ini kepada publik, memberikan kesempatan langka bagi masyarakat untuk melihat spesies yang hampir punah ini.

Upaya konservasi ini bertujuan untuk mengembalikan lobster pohon ke habitat aslinya di Pulau Lord Howe setelah populasi tikus yang memusnahkan mereka berhasil diberantas pada tahun 2019. Program ini membutuhkan perawatan yang sangat sensitif dan persetujuan dari otoritas Australia.

Keberhasilan penyelamatan lobster pohon ini menjadi contoh keberhasilan konservasi spesies yang hampir punah. Dengan upaya yang tepat, spesies yang dianggap punah dapat dipulihkan, menunjukkan bahwa masih ada harapan bagi kehidupan liar yang terancam.

Advertisement

Setelah melewati perjalanan panjang, lobster pohon kini tetap merupakan spesies yang rentan dan membutuhkan perlindungan berkelanjutan untuk memastikan kelangsungan hidupnya. Upaya konservasi terus berlanjut untuk memastikan bahwa spesies ini tidak akan mengalami kepunahan kedua.

Berita Terbaru
  • Pangdam Udayana Lantik 137 Bintara Infanteri, Siap Hadapi Dinamika Tugas
  • Komplotan Ganjel ATM Lintas Daerah Diciduk di Tangerang, Kerugian Capai Puluhan Juta
  • Sempurna! Tim Indonesia Raih Kemenangan 5-0 atas Aljazair di Laga Pembuka Piala Thomas 2026
  • Fajar Fikri Piala Thomas 2026: Strategi Adaptasi Lapangan di Denmark
  • Polda Banten Tanam 1.000 Mangrove di Cilegon, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Ekonomi Masyarakat
  • berita update
  • image ai
  • konservasi
  • konten ai
  • konten nais
  • lobster
  • merdekatek
Artikel ini ditulis oleh
Editor Fauzan Jamaludin
F
Reporter Fauzan Jamaludin
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.