LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Karl Landsteiner, ilmuwan 'penemu darah' di Google Doodle hari ini

Ilmuwan ini telah menyelamatkan jutaan manusia berkat temuannya

2016-06-14 10:50:00
Google
Advertisement

Nama ilmuwan satu ini mungkin sangat asing di telinga kita, namun apa dia ini temukan telah menyelamatkan nyawa jutaan manusia. Tak aneh bila Google memperingati ulang tahunnya yang ke-148 hari ini (14/06).

Karl Landsteiner adalah dokter sekaligus ilmuwan Amerika keturunan Austria yang menekuni cabang kedokteran imunologis dan patologis. Pada tahun 1901, Landsteiner berhasil menemukan tipe darah yang terdiri dari A, B, AB, dan O.

Berkat penemuan ini, dokter dan masyarakat bisa tahu bila darah yang sama tipenya atau kompatibel bisa saling melakukan transfusi. Transfusi darah pertama terjadi di tahun 1907, yang menjadi titik awal kemajuan pesat dunia obat-obatan, terapi, dan operasi.

Advertisement

Berkat penemuan tipe darah ini, pada tahun 1930 Landsteiner menerima penghargaan Nobel di bidang Kedokteran dan obat-obatan.

Selain fakta di atas, masih banyak hal lain seputar Landsteiner yang sangat menarik untuk terlewatkan. Berikut beberapa contohnya,

  • Landsteiner yang lahir di tahun 1868 di Vienna, Austria, sudah memepelajari dunia obat-obatan di usia 17 tahun.
  • Sejak awal Landsteiner sudah memilih untuk jadi ilmuwan ketimbang dokter biasa.
  • Di tahun 1937, Landsteiner dan Alexander S. Wiener menemukan faktor Rhesus (positif/negatif). Ini membuat metode transfusi semakin aman dilakukan.
  • Bersama dengan Constantin Levaditi dan Erwin Popper, Landsteiner menemukan virus polio di tahun 1909.
  • Landsteiner adalah orang yang sangat tertutup dan tidak suka banyak pemberitaan tentang dirinya. Alhasil, dia jarang mau menyampaikan pidato atau menghadiri wawancara media.
  • Landsteiner meninggal di usia 75 tahun akibat serangan jantung di tahun 1943. Landsteiner meninggal saat menjalankan tugasnya di lab, hal yang selalu dicintainya sejak muda.

Baca juga:
4 Kisah hebat Phoebe Snetsinger, si wanita 'burung' di Google Doodle
Rosario Castellanos menampakkan diri di Google Doodle hari ini
Google rayakan ultah Suzanne Lenglen ke-117, siapa dia?
Mengenal Daeng Soetigna, pemain angklung legendaris di Google Doodle
7 Fakta Sigmund Freud, psikolog legendaris di Google Doodle hari ini

Advertisement
(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.