LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Ini klarifikasi CEO Tokopedia soal iklan video wasiat Olga Syahputra

Iklan palsu tersebut telah booming di Facebook dan menuai banyak reaksi keras

2015-03-30 20:30:00
Facebook
Advertisement

Kasus iklan palsu terkait kematian Olga Syahputra yang mencatut nama Tokopedia, tidak bisa dipungkiri telah merusak citra salah satu e-commerce terbesar di Indonesia tersebut.

Sontak CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, langsung memberikan klarifikasi pada media. Dia menyebut iklan palsu itu tidak bertanggung jawab dan melukai perasaan warga Indonesia setelah meninggalnya Olga Syahputra.

"Dini hari ini, sekitar jam 12 lebih hari ini, saya mendapatkan informasi yang sangat mengejutkan tentang konten iklan di Facebook yang menyamar seakan-akan dari Tokopedia, dengan isi yang sangat tidak bertanggung-jawab terhadap berita duka yang baru saja dialami Indonesia atas meninggalnya aktor dan komedian Indonesia, Olga Syahputra," tulis William pada e-mail klarifikasinya pada media.

Advertisement

CEO Tokopedia itu pun mengecam dan memberikan klarifikasi terkait iklan palsu yang mengatasnamakan aplikasi mobile mereka tersebut. Berikut empat poin klarifikasi dariWilliam Tanuwijaya.

  1. Kami ingin menegaskan bahwa Tokopedia tidak pernah mempublikasikan iklan tersebut. Ini adalah tindakan pencemaran nama baik akan brand Tokopedia, dan kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghentikan tindakan ini, dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung-jawab atas kejadian ini.
  2. Kami telah menghubungi pihak Facebook dan meminta bantuan mereka untuk menelusuri siapa orang / pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Iklan ini telah melakukan pelanggaran berat terhadap hak cipta, penggunaan nama brand tanpa seizin, dan terlebih pencemaran nama baik Tokopedia secara sengaja.
  3. Kami sadari hal ini dirancang dan dilakukan dengan niatan penuh untuk pencemaran nama baik brand Tokopedia. Sifat postingan, cara eksekusi, biaya yang dikeluarkan, ruang waktu dari iklan ini diposting semua mengarahkan ke kesimpulan iklan ini dibuat dengan pemahaman dan kemampuan teknis yang cukup tinggi. Kami sedang mencari tahu siapa pihak di balik kejadian ini dan akan mengambil segala tindakan untuk melindungi brand kami dari serangan sepihak seperti ini.
  4. Kami merasa sangat terpukul mengetahui ada pihak yang sungguh-sungguh berniat, menghabiskan waktu, tenaga, pikiran, dan uang untuk melancarkan kampanye negatif seperti ini. Ketika ekosistem startup teknologi di Indonesia sedang berkembang pesat, sorot mata dunia tertuju ke Indonesia, kejadian seperti ini dapat menjadi langkah mundur bagi kita semua.

Iklan kontroversial yang sudah tayang sejak dini hari tadi (30/03) itu memang booming dan mendapat 11.373 like dan 748 komentar. Namun, mayoritas komentar pengguna Facebook yang ada berisi reaksi amarah.

Baca juga:
Sukses dijual online, flashsale Lenovo A6000 berlanjut minggu ini!
Lazada Group capai nilai transaksi USD 70 juta di Desember 2014
Demi transaksi aman, Alibaba hadirkan teknologi pemindai wajah
Elevenia santai tanggapi wacana pajak e-commerce

Advertisement
(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.