LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEK
  2. SAINS

Gara-gara Lebah Data Center AI Meta Tak Kunjung Selesai

Tak disangka, keberadaan spesies lebah langka menghalangi Meta untuk merealisasikan rencananya membangun pusat data AI yang menggunakan tenaga nuklir.

Jumat, 08 Nov 2024 20:44:00
nuklir
Gara-gara Lebah Data Center AI Meta Tak Kunjung Selesai (Unsplash/Jenna Lee)
Advertisement

Meta, perusahaan yang mengelola Facebook dan Instagram, memiliki cerita menarik terkait ambisinya dalam mendirikan data center AI yang menggunakan tenaga nuklir. Pembangunan fasilitas tersebut terpaksa ditunda karena alasan yang terbilang sepele.

Menurut laporan Financial Times, alasan yang membuat Meta membatalkan rencana pembangunan data center bertenaga nuklir adalah penemuan spesies lebah langka di area yang direncanakan untuk pembangunan.

Seperti yang dilaporkan oleh Engadget pada Jumat (8/11), Meta sebenarnya telah menemukan lokasi di Amerika Serikat yang ideal untuk pusat data AI bertenaga nuklir dan hampir menyelesaikan kesepakatan dengan operator pembangkit listrik tenaga nuklir lokal.

Namun, penemuan lebah langka di lokasi tersebut memaksa perusahaan untuk membatalkan rencana ambisiusnya. Hal ini tentu saja menjadi kemunduran bagi CEO Meta, Mark Zuckerberg, yang berharap perusahaan ini bisa menjadi yang pertama dalam mengoperasikan infrastruktur AI dengan menggunakan tenaga nuklir jika semua berjalan sesuai rencana.

Advertisement

Meskipun ambisi ini terhalang, Meta tetap menunjukkan komitmennya untuk mengeksplorasi sumber energi berkelanjutan bagi pusat datanya. Saat ini, belum ada informasi mengenai apakah Meta telah menemukan lokasi alternatif untuk pusat data AI mereka. Di sisi lain, perusahaan teknologi besar lainnya seperti Microsoft, Google, dan Amazon juga sedang berinvestasi dalam energi nuklir untuk mendukung layanan AI mereka.

Advertisement

Contohnya, Microsoft telah menghidupkan kembali pembangkit listrik tenaga nuklir Three Mile Island, sementara Google bekerja sama dengan Kairos Power untuk membangun reaktor modular kecil, dan Amazon juga telah berkolaborasi dengan beberapa perusahaan untuk proyek serupa.

Advertisement
Berita Terbaru
  • Wamendagri Ribka Haluk Tegaskan Pemerintah Pusat Hadir Penuh Pulihkan Situasi Keamanan di Wamena
  • Kronologi Pelajar di Binjai Bersimbah Darah Usai Dibegal 2 Orang, 1 Pelaku Ditembak Polisi
  • KDKMP Wukirsari Siap Tampung Produk Unggulan UMKM, Dorong Ekonomi Lokal Bantul
  • Gubernur Kaltara Minta Mahasiswa Kaltara di Perantauan Saling Jaga Diri di Tengah Kasus Kekerasan
  • BNPP Perbarui Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan Maritim 2026, Dorong Pertumbuhan Ekonomi
  • berita update
  • data center
  • konten ai
  • merdekatek
  • meta
  • nuklir
Artikel ini ditulis oleh
Editor Fauzan Jamaludin
A
Reporter Agustinus Mario Damar, Iskandar, Yuslianson, Agustinus Mario Damar, Agustin Setyo Wardani
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.