Gara-gara 'diuber', jumlah supir taksi Uber menurun
Ratusan sopir Uber dinyatakan tidak aktif beroperasi lagi
Penangkapan lima supir taksi Uber beberapa waktu yang lalu oleh petugas Organda dan Dinas Perhubungan DKI serta aparat polisi, berbuntut pada menurunnya jumlah supir taksi Uber yang aktif.
Hal itu seperti yang diungkapkan oleh Ketua Umum Koperasi Trans Usaha Bersama - mitra kerja taksi Uber, Haryanto Mangundiharjo.
"Ya, tentu. Imbas dari kejadian yang lalu itu berdampak pada supir Uber yang aktif berkurang," ujarnya saat ditemui seusai acara konferensi pers di Hotel Pulman, Jakarta, Selasa (07/07).
Dikatakannya, pengurangan jumlah supir taksi uber sangat signifikan. Pasalnya, dari supir yang aktif berjumlah 800 an menurun menjadi 600 an.
"Ada 200 an supir taksi Uber yang gak aktif lagi," katanya.
Sekadar informasi, dari lima yang ditangkap oleh petugas gabungan dari Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan Organisasi Angkutan Darat DKI, ada tiga yang merupakan anggota koperasi.
Baca juga:
Sudah update? BBM tampil dengan wajah dan beragam fitur baru
Aplikasi 'Photos' sebut orang kulit hitam gorila, Google dikecam
Soal Gojek, Menkominfo: Perlu adanya aturan ridesharing
CEO Gojek: Kami yakin jadi leader
5 Aplikasi keyboard gratis terbaik di Android
Pengemudi Gojek keluhkan pencairan uang yang lambat