Bukalapak targetkan transaksi ratusan miliar selama Harbolnas 2016
Bukalapak target transaksi ratusan miliar selama Harbolnas 2016. Selama tiga hari Harbolnas mulai tanggal 12 hingga 14 Desember 2016, Bukalapak menargetkan nilai transaksi mampu menyentuh angka Rp 300 miliar.
Bukalapak kembali berpartisipasi dalam acara Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) tahun 2016. Acara tersebut akan diadakan selama tiga hari mulai tanggal 12 hingga 14 Desember 2016. Selama tiga hari itu, Bukalapak menargetkan nilai transaksi mampu menyentuh angka Rp 300 miliar.
"Boleh dibilang nilai transaksi per harinya ditargetkan bisa mencapai angka Rp 100 miliar. Jadi total nilai transaksi saya pikir bisa mencapai Rp 300 miliar," ujar Vice President Marketing Bukalapak, Bayu Syerli usai acara konferensi pers acara Harbolnas Bukalapak di kantornya kawasan Kemang, Jakarta, Senin (05/12).
Dikatakannya, dibandingkan dengan tahun 2015 nilai transaksi yang mereka targetkan tahun ini lebih tinggi. Pada tahun 2015, nilai transaksi selama Harbolnas mencapai Rp 100 miliar lebih. Bahkan, hampir menyentuh angka Rp 200 miliar.
Bagaimana dengan tren transaksi setelah Harbolnas? Co-founder sekaligus Chief Financial Officer (CFO) Bukalapak, Fajrin Rasyid mengatakan, jika merujuk data di tahun 2015, selalu ada peningkatan transaksi usai gelaran Harbolnas. Peningkatannya bisa berkali lipat setelah acara tersebut.
"Saat tahun lalu itu ada peningkatan berkali lipat setelah Harbolnas. Harapannya, tahun ini juga ada peningkatan lagi seperti tahun lalu. Jadi gak hanya meningkat tajam saat Harbolnas saja, setelahnya juga ada peningkatan," kata dia yang juga hadir dalam acara konferensi pers tersebut.
Sementara itu, diutarakan kembali oleh Bayu, saat hari-hari biasa nilai transaksi Bukalapak mampu menyentuh angka puluhan miliar rupiah. Dalam ajang Harbolnas tahun ini, Bukalapak akan memberikan diskon hingga 80 persen. Tak hanya diskon mencapai 80 persen saja, namun juga pembeli bisa melakukan tawar menawar.
"Kami melihat bahwa keseruan berbelanja yang disukai oleh masyarakat Indonesia adalah tawar menawar. Kami ingin membawa pengalaman tawar menawar ini di Bukalapak," jelas Bayu.
Baca juga:
Harbolnas 2016, Bukalapak diskon 80 persen dan bisa nego harga
Peredaran software palsu di situs e-commerce diduga besar
Naikkan kesejahteraan anggota, Korpri luncurkan situs belanja online
Menkominfo ajak pemimpin ASEAN kolaborasi kembangkan ekonomi digital
Gogobli fokus penjualan produk kesehatan dan kecantikan
Sistem pembayaran internet banking lebih diminati konsumen Elevenia