Ajang kumpul-kumpul bahas teknis IT bareng Tokopedia
Acara ini dilakukan Tokopedia tiap sebulan sekali
Kebanyakan acara kumpul-kumpul startup hanya membahas dari sisi bisnis semata, jarang atau bahkan hampir tidak ada yang membahas dari sisi teknisnya. Nah, Tokopedia sebagai startup yang sukses, ingin memberikan pengalaman-pengalamannya kepada para startup tentang pengelolalaan dapur teknis di Tokopedia di acara Tech a Break. Pembicaranya pun tak hanya dari Tokopedia saja, melainkan menghadirkan pakar-pakar IT.
Acara tersebut, menurut Chief Operating Officer (COO) Tokopedia, Leontinus Alpha Edison, sering diadakan oleh Tokopedia setiap sebulan sekali. Semalam (Selasa, 19/1), merupakan kegiatan Tech a Break yang ke delapan kali.
"Iya jadi dulu, seingat kita ya gak ada acara yang kayak begini. Kebanyakan startup pasti acaranya yang berbau-bau bisnis dan partnership. Nah, kita akhirnya berpikir gimana kumpulin para startup untuk bahas mengenai pure teknis,” ujarnya ketika ditemui Merdeka.com di kantornya Wisma 77, Jakarta.
Dia pun mengatakan, saat awal diadakan acara tersebut, peserta yang mengikuti masih sedikit, namun seiring berjalannya waktu, informasi mengenai agenda rutin Tokopedia telah terdengar oleh berbagai startup pemula atau para programmer.
"Awalnya sedikit yang ikutan, mungkin sekitar 30 orang dan itu juga termasuk teman-teman Tokopedia, tapi sekarang sudah ada 150 orang yang daftar. Intinya kita pengen, bener-bener pure teknis lah acara kumpul-kumpul ini. Gak ada bicara soal bisnis, yang ada sharing soal teknisnya," tuturnya.
Berdasarkan pantauan Merdeka.com, para peserta di acara Tech a Break sangat antusias. Mereka aktif menanyakan kepada pembicara mengenai persoalan-persoalan yang biasa dihadapi. Kebetulan saat itu, Android Technical Lead Tokopedia, Rico Harisin, berbagi pengalaman dan solusi saat adanya persoalan di sistem Android.
Baca juga:
7 Prediksi dunia media dan digital di tahun 2016
Perusahaan e-commerce bermodal di atas Rp 10 M boleh dikuasai asing
Mendag tak ingin regulasi hantam industri digital
E-commerce bakal ditetapkan jadi program nasional akhir Januari 2016
Begini trik beli kosmetik lewat situs belanja online