Kebiasaan Terjaga di Malam Hari Bisa Buat Kamu Lebih Berisiko Alami Penyakit Mental
Dilansir dari New York Post, sebuah penelitian menyebut bahwa orang-orang yang terjaga di malah hari memiliki risiko lebih besar memiliki masalah mental. Secara khusus, penyakit mental yang rentan mereka alami adalah depresi dan schizophrenia.
Terjaga pada malam hari dan menjadi orang dengan tipe night owls ternyata bisa menimbulkan berbagai masalah pada kesehatanmu sehari-hari. Namun hal ini ternyata juga dapat menimbulkan masalah pada kesehatan mental seseorang.
Dilansir dari New York Post, sebuah penelitian menyebut bahwa orang-orang yang terjaga di malah hari memiliki risiko lebih besar memiliki masalah mental. Secara khusus, penyakit mental yang rentan mereka alami adalah depresi dan schizophrenia.
Untuk mencegah dari munculnya hal tersebut, peneliti menyebut menjadi orang yang terbiasa bangun dan beraktivitas di pagi hari dapat melindungi melawan kondisi ini. Peneliti dari University of Exeter menyebut bahwa orang yang tidur dan bangun lebih awal memiliki kesehatan mental lebih baik.
"Kami menemukan bukti terkuat hingga saat ini mengenai 'night owls' memiliki risiko yang sangat tinggi mengalami masalah kesehatan mental, seperti schizophrenia dan kondisi mental yang lebih buruk," jelas kepala penelitian tersebut, Mike Weedon.
Hasil temuan ini didapat berdasar gen dan gaya hidup dari 697,828 orang. Temuan dari penelitian ini sendiri dipublikasikan pada jurnal Nature Communications dan dapat menjadi jalan untuk pengobatan bagi orang-orang dengan masalah tidur.
Penelitian ini coba mengidentifikasi variasi genetik yang berhubungan dengan seseorang menjadi orang pagi hari atau sebagai night owl. Mereka yang tergolong sebagai night owl diminta untuk bangun 25 menit lebih awal. Hasilnya, mereka cenderung lebih mudah mengalami masalah kesehatan mental.
Diketahui bahwa gen berpengaruh terhadap efektivitas retina yang mengenali cahaya matahari dan memulai ulang jam tubuh setiap hari. Jam tubuh ini sendiri dipengaruhi oleh gen dan faktor gaya hidup termasuk diet, paparan dari cahaya buatan, serta pekerjaan dan aktivitas yang kita miliki.
Weedon menyebut bahwa penelitian lebih lanjut bakal diperlukan antara bangun lebih awal dan kesehatan mental. Walau begitu, hasil yang ada ini harusnya cukup menjadi alasan bagimu untuk bangun lebih pagi setiap hari.
Baca juga:
4 Hal yang Tak Disangka dapat Memperburuk Gejala Kecemasan
Sejumlah Efek Menyehatkan dari Berkebun dan Memasang Tanaman di Dalam Rumah
4 Cara Mudah Meredakan Rasa Cemas yang Tengah Mendera
Menguak Alasan Mengapa Orang Memiliki Kebiasaan untuk Menggigit Kuku
Studi Buktikan Bahwa Orang yang Sedikit Tahu suka Banyak Komentar
Kecanduan Game Ditetapkan Sebagai Penyakit, Industri Desak WHO untuk Diskusi
Masalah Gigi dan Mulut yang Mungkin Muncul Akibat Stres