LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Awas, merokok bisa picu sakit punggung kronis

Rokok tak hanya membahayakan jantung dan paru-paru, tetapi juga memicu sakit punggung kronis.

2014-11-05 11:42:00
Bahaya Rokok
Advertisement

Sudah bukan rahasia lagi bahwa kebiasaan merokok bisa memicu banyak masalah kesehatan. Mulai dari sakit jantung, masalah pernapasan, dan lainnya. Tetapi ternyata tak hanya itu saja, sebuah penelitian mengungkap efek negatif lain dari merokok, yaitu meningkatnya risiko terkena sakit punggung.

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa perokok berkemungkinan mengalami sakit punggung kronis tiga kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tak merokok. Meski begitu, risiko ini bisa dihindari jika perokok mulai menghentikan kebiasaan merokok mereka.

Ini adalah penelitian pertama yang menunjukkan adanya kaitan antara kebiasaan merokok dengan sakit punggung kronis. Sakit atau nyeri bisa disebut kronis jika terjadi lebih dari 12 minggu. Peneliti berpendapat bahwa hal ini berkaitan dengan kinerja otak yang mengurusi masalah kecanduan.

"Merokok bisa mempengaruhi otak. Kami menemukan bahwa kebiasaan merokok mempengaruhi cara otak merespon sakit punggung dan bisa memicu sait punggung yang kronis," ungkap ketua peneliti Bogdan Petre dari Northwestern University Feinberg School of Medicine, seperti dilansir oleh Daily Mail (04/11).

Hasil ini didapatkan peneliti setelah mengamati 160 orang dewasa yang mengalami sakit punggung. Selanjutnya peneliti melakukan scan MRI pada otak partisipan dan memberi pertanyaan seputar kebiasaan merokok dan masalah kesehatan.

Penelitian lainnya yang pernah dilakukan pada tahun 2012 pada 5.300 pasien juga mengungkap bahwa perokok mengalami masalah persendian lebih sering dibandingkan dengan bukan perokok. Mereka menemukan bahwa nikotin berkaitan dengan sistem saraf dan bisa mengontrol kecemasan serta rasa sakit. Merokok juga mempengaruhi aliran oksigen pada jaringan, sehingga meningkatkan risiko seseorang mengalami masalah pada persendian dan tulang, seperti osteoporosis.

Baca juga:
Minum soda sama bahayanya dengan merokok!
Kisah perokok penderita kanker larynx yang menyentuh netizen
Awas, saat ini rokok lebih mematikan untuk wanita!
4 Tips diet bagi mereka yang ingin berhenti merokok
7 Alasan rokok bisa merusak kesuburan!

(mdk/kun)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.