4 Tips redakan sakit saat bayi tumbuh gigi
Bayi sering rewel saat tumbuh gigi? Ini cara mengatasinya!
Proses tumbuh gigi biasanya mulai terjadi ketika bayi berusia enam sampai 12 bulan. Proses ini seringkali menyebabkan rasa sakit yang membuat bayi menjadi rewel. Tak hanya itu, seringkali bayi juga mengalami demam ringan ketika mulai tumbuh gigi.
Bagi para orang tua yang anaknya sedang mengalami tumbuh gigi, jangan khawatir. Ada beberapa cara mudah dan alami yang bisa dilakukan untuk meredakan rasa sakit yang dirasakan anak ketika mengalami tumbuh gigi. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti dilansir oleh Health Me Up (25/03).
1. Menggunakan es
Menggunakan es adalah cara yang paling mudah untuk meredakan rasa sakit akibat tumbuh gigi. Es bisa digosokkan dengan lembut pada gusi bayi yang sedang tumbuh gigi. Es yang dingin akan membuat gusi terasa mati rasa dan meredakan rasa sakitnya. Selain es, Anda juga bisa menggunakan jus buah-buahan yang dibekukan.
2. Cengkeh
Cengkeh selama ini dikenal sebagai rempah yang digunakan untuk meredakan sakit gigi. Gunakan minyak cengkeh yang dicampur air pada gusi bayi yang sedang tumbuh gigi untuk meredakan rasa sakitnya.
3. Memijat gusi
Ibu juga bisa menggunakan tangan untuk memijat atau menekan sedikit pada garis gusi bayi. Ini dilakukan untuk mengimbangi tekanan dari gigi baru yang akan muncul dan akan menimbulkan efek yang meredakan rasa sakit. Anda juga bisa menggunakan wortel mentah yang sudah dibersihkan untuk digigit oleh anak. Namun ketika melakukannya sebaiknya ibu selalu mengawasi bayi agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan, seperti wortel yang tertelan dan membuat bayi tersedak.
4. Mainan untuk digigit
Memberikan mainan yang aman untuk digigit juga bisa membantu meredakan rasa sakit akibat tumbuh gigi pada anak. Namun pastikan juga Anda memilih mainan yang aman untuk digigit oleh anak.
Proses tumbuh gigi pada anak akan berlangsung mulai usia enam bulan hingga tiga tahun. Untuk itu, sangat penting ibu mengetahui bagaimana cara meredakan rasa sakit ketika mereka mengalami tumbuh gigi pada jangka waktu yang lama tersebut.
Baca juga:
Bayi yang terlahir prematur rentan terkena asma
Meski tumbuh di luar rahim, bayi ini terlahir sehat
Penelitian sebut ASI tak lebih baik dari susu formula
Tes darah pada anak prediksi risiko obesitas saat remaja
Leukemia, kanker yang paling banyak menyerang anak-anak!
Jangan menyusui anak hingga berusia lebih dari 2 tahun!
Atasi lecet di puting karena menyusui dengan 4 langkah ini