Zainudin Amali sebut tak ada lagi kubu Ical atau Agung di pilkada
Untuk pemilihan calon kepala daerah dari Golkar dipilih berdasarkan hasil survei.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar versi Munas Ancol, Zainudin Amali menegaskan, bahwa pemilihan kepala daerah terbuka untuk semua kader yang mau menjadi calon gubernur, bupati, maupun walikota. Khusus untuk pilkada, dia menekankan, sudah tak ada lagi kubu Aburizal Bakrie (Ical) atau Agung Laksono.
"Siapa saja (tidak ada kubu-kubuan lagi)," ungkapnya saat ditemui di sela-sela Musyawarah Daerah Partai Golkar Jakarta, Minggu (24/5).
Lebih jauh lagi, Zainudin juga menjelaskan, masalah kriteria bakal calon kepala daerah akan disusun bersama dengan kubu Ical melalui Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK). Sementara mengenai teknis pemilihan bakal calon akan ditentukan dengan berbasis hasil survei.
"Karena kriterianya adalah susunan bersama, dan basisnya survei," ucap dia.
Baca juga:
Ini empat syarat yang ditawarkan JK agar Ical & Agung Laksono damai
Agung Laksono sebut wacana KMP revisi UU Pilkada ganggu islah Golkar
Buka Musda Golkar DKI, Agung Laksono sindir Ical menang aklamasi
Agung Laksono klaim yang berhak tanda tangan pilkada di KPU
Agung & Ical islah terbatas, calon kepala daerah dipilih survei
Ical dan Agung Laksono sepakat islah, siapa berhak 'garap' pilkada?
Ini alasan Agung Laksono terpaksa islah terbatas dengan Ical