LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Walkout saat Jokowi pidato, ketua Demokrat yakin tak akan ditegur SBY

Walkout saat Jokowi pidato, ketua Demokrat yakin tak akan ditegur SBY. Ferdinand merasa yakin, aksi walkout ini tidak akan berbuntut pada teguran dari pimpinan Partai Demokrat. Menurut dia, Demokrat sangat menjunjung tinggi demokrasi. Meskipun dia memahami bahwa kehadiran Jokowi di Rapimnas adalah memenuhi undangan.

2018-03-13 08:35:00
Partai Demokrat
Advertisement

Ketua Divisi Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean pilih meninggalkan ruangan saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pidato politiknya di Rapimnas Demokrat, Sentul, Bogor, Sabtu (10/3) lalu.

Ferdinand merasa yakin, aksi walkout ini tidak akan berbuntut pada teguran dari pimpinan Partai Demokrat. Menurut dia, Demokrat sangat menjunjung tinggi demokrasi. Meskipun dia memahami bahwa kehadiran Jokowi di Rapimnas adalah memenuhi undangan.

"Ini kan sikap pribadi. Di dalam Demokrat, demokrasi berkembang dan berjalan baik. Tidak ada pemaksaan kehendak dari ketum kepada kadernya. Semua berhak ungkapkan pendapat," jelas Ferdinand saat dihubungi merdeka.com, Selasa (13/3).

Advertisement

Ferdinand merupakan mantan relawan Jokowi di Bara JP pada Pilpres 2014 lalu. Dia walkout karena kecewa kepemimpinan Jokowi selama empat tahun terakhir ini.

pengacara SBY Ferdinan Hutahaen ©2018 Merdeka.com/nuh habibie

Advertisement


Ferdinan pun secara terang-terangan mengaku tak setuju jika Demokrat bergabung dengan koalisi Jokowi di Pilpres 2019 mendatang. Padahal, Ketum Demokrat SBY sudah membuka peluang untuk mendukung Jokowi.

"Secara pribadi saya tidak setuju Demokrat dukung Jokowi. Tapi saya kan cuma 1 orang dari jutaan kader Demokrat. Kalau nanti ujungnya Demokrat akan mendukung Jokowi, maka semua kader harus tunduk. Bagi yang tidak setuju, ada salurannya. Diam terima atau keluar dari partai," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka acara Rapimnas Partai Demokrat di Sentul, Bogor pada Sabtu (10/3) lalu. Rupanya, pada saat Jokowi memberikan pidatonya di depan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ada kader partai yang memilih keluar ruangan alias 'walkout'.

Dia adalah Ketua Divisi Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. Ferdinand pun kaget, aksi walkout ini akhirnya diketahui oleh media massa.

"Inilah bentuk protes saya. Dan itu protes terbaik menurut saya daripada saya acungkan kartu kuning atau kartu merah. Kan tidak elok. Saya keluar dengan diam dan tidak teriak-teriak. Saya pun kaget kebapa hal ini harus ramai," kata Ferdinand saat dihubungi merdeka.com, Selasa (13/3).

Ferdinand pun memberikan alasan kenapa pilih keluar ruangan saat Jokowi pidato. Menurut dia, ada sejumlah hal yang membuatnya kecewa dengan kepemimpinan Jokowi.

"Saya memilih keluar ketika Pak Jokowi akan menyampaikan pidato adalah sebagai bentuk ekspresi kekecewaan saya atas banyak janji yang tidak terealisasi. Salah satunya terkait utang luar negeri," kata Ferdinand yang juga mantan relawan Jokowi, Bara JP pada Pilpres 2014 lalu.

Baca juga:
Ketua Divisi Demokrat pilih walkout saat Jokowi pidato di Rapimnas
Sambangi DPP Demokrat, KNPI bahas survei calon pemimpin RI
Wasekjen Gerindra duga ada drama di balik terbukanya dukungan Demokrat ke Jokowi
Golkar yakin dukungan Demokrat bakal muluskan kemenangan Jokowi
Politisi PDIP ke Demokrat: Kalau mau dukung Jokowi jangan minta syarat dulu
Gerindra bakal halangi Demokrat merapat ke koalisi Jokowi
PKS lihat Demokrat punya tiga peluang di Pilpres 2019

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.