LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Visi misi Prabowo-Sandi soal Pancasila dinilai tak komperhensif, ini kata Gerindra

Dasco yakin bila Prabowo-Sandiaga terpilih nanti bisa mengimplementasikan visi misinya dengan selaras. Dengan visi misi itu juga, dia optimis Prabowo-Sandi bakal merubah keadaan Indonesia saat ini lebih baik.

2018-09-26 23:52:59
Prabowo-Sandiaga
Advertisement

Visi misi pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dikritik oleh kubu Jokowi-KH Ma'ruf Amin karena kurang komprehensif. Salah satu yang juga dikritik karena tidak dicantumkannya pengembangan Ideologi Pancasila. Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan visi misi Prabowo-Sandiaga mengandung nilai Pancasila.

"Saya lihat dari keseluruhan visi misi itu menunjukkan bahwa kita ideologinya Pancasila. Karena kalau dibaca secara lengkap di situ nilai Pancasila, di visi misi itu ada semua. Termasuk secara global soal lingkungan hidup juga ada," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/9).

Dasco yakin bila Prabowo-Sandiaga terpilih nanti bisa mengimplementasikan visi misinya dengan selaras. Dengan visi misi itu juga, dia optimis Prabowo-Sandi bakal merubah keadaan Indonesia saat ini lebih baik.

Advertisement

"Jadi kita juga enggak terlalu hiraukan apa pendapat orang tentang visi misi. Tapi visi misi itu lah yang kemudian sudah kita yakini bisa memperbaiki keadaaan yang sekarang," ujarnya.

Ketua MKD DPR RI ini menyebut, Prabowo-Sandi sudah memprediksi visi misinya bisa sesuai dengan harapan Indonesia kedepan.

"Kita juga punya prediksi ke depan Indonesia ini akan seperti apa dengan keadaan sekarang sehingga visi misinya itu disesuaikan ketika nanti Pak Prabowo diberikan amanah ya itu. Yang kita jalankan sesuai dengan yang kita prediksi," tandasnya.

Advertisement

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding mengatakan pihaknya telah mengkaji dan membandingkan visi misi timnya dengan kubu Prabowo-Sandiaga. Menurut dia, kubu sebelah tidak lengkap.

"Hasil kajian kami, mencoba membandingkan antara visi dan misi Pak Prabowo dan Pak Jokowi, kita sampai pada kesimpulan. Visi misi Pak Prabowo-Sandiaga ini jauh lebih pendek. Ya artinya tidak lengkap. Sementara visi misi Pak Jokowi jauh lebih lengkap dan menyeluruh atau komprehensif. Kedua banyak poin yang dimiliki oleh Pak Jokowi tidak ditemukan di visi misi Pak Prabowo," ucap Karding di Posko Cemara, Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Selain itu, kata dia, tidak jelas pembagian antara program dan aksi. Sehingga ke depan akan banyak dipertanyakan.

"Jadi masih harus kita pertanyakan ke depan. Kira-kira bagaimana bisa mudah dipahami oleh publik. Karena dokumen ini perlu dibuka ke publik untuk meyakinkan," tutur Karding.

Dia mencontohkan, salah satu yang tidak ada di kubu Prabowo, misalnya bidang budaya dan terkait pengembangan ideologi Pancasila.

"Misalnya bidang budaya, yang tidak ada misalnya soal pengembangan ideologi Pancasila. Kedua soal restorasi toleransi kerukunan dan sosial. Ini penting untuk ke depan bangsa kita. Kemudian peningkatan kepeloporan pemuda dan kebudayaan, ini juga penting," tutur Karding.

Baca juga:
Gerindra hormati keputusan Yenny Wahid dukung Jokowi
Pesan-pesan politik istri Gus Dur pada Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf
Gerindra sebut Sandiaga adalah keberkahan dan pendongkrak suara Prabowo
Inilah hasil 3 survei terbaru Jokowi vs Prabowo
Yenny Wahid dukung Jokowi, PKS ajak NU dan Muhammadiyah netral di Pilpres
Runtutan cerita di balik keputusan Yenny Wahid dukung Jokowi-Ma'ruf

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.