LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Usut Kasus Amplop 'Cap Jempol', Fahri Hamzah Sarankan KPK Libatkan Bawaslu

Dia mengatakan kasus yang menimpa Bowo berkaitan dengan politik. Maka dari itu diperlukan kerjasama antara KPK dan Bawaslu.

2019-04-04 13:29:42
Fahri Hamzah
Advertisement

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggandeng Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menyelidiki lebih lanjut amplop cap jempol untuk serangan 'fajar' dalam kasus dugaan suap Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Bowo Sidik Pangarso. Sebab, kata dia, bisa saja amplop semacam itu beredar di tempat lainnya.

"Nah itu nanti jadi tugas dari Bawaslu untuk menginvestigasi. Harusnya KPK bekerja sama dengan Bawaslu sekarang itu. Karena dugaan itu sangat membuat orang tuh bertanya," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/4).

Dia mengatakan kasus yang menimpa Bowo berkaitan dengan politik. Maka dari itu diperlukan kerjasama antara KPK dan Bawaslu.

Advertisement

"Ini politik, ya harus di terusin jangan kemudian keliatan ngerem begitu. Jadi kayanya banyak aparat ini ada polisi yang ngaku abis itu ngerem, KPK menangkap rencana serangan fajar ngerem, ini ngerem-ngerem ini yang bikin kita jadi ragu," ungkapnya.

Menurutnya, Bawaslu harus mengambil tindakan juga dalam kasus tersebut. Sehingga kejadian semacam itu tidak terjadi lagi di lain tempat.

"Jangan-jangan amplop begitu banyak di tempat lain. Dan itukan modusnya mudah di lacak. Maka Bawaslu harus mengambil langkah cepat supaya paling tidak ini cukup menjadi satu peristiwa yang tidak ada peristiwa lainnya," ucapnya.

Advertisement

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo memastikan akan membuka semua amplop serangan fajar anggota DPR Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso. Hal tersebut untuk lebih memastikan apakah benar ada cap jempol di amplop-amplop tersebut.

"Kemarin kan kami buka random saja, ada yang isi Rp 20 ribu ada yang isi Rp 50 ribu. Semuanya akan kami buka," ujar Agus di Gedung KPK Kavling C1, Rasuna Said,Jakarta Selatan, Jumat (29/3).

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bowo, tim penindakan mengamankan 400 ribu amplop berisi uang yang disimpan di 84 kardus. Amplop tersebut akan digunakan untuk serangan fajar Pemilu 17 April 2019.

Agus menyatakan, penyidik KPK akan mendalami lebih jauh terkait 400 ribu amplop tersebut. "(Amplop) itu dibawa supaya teman-teman penyidik membuka kasus ini lebih jelas," kata Agus.

Baca juga:
Jelang Pemilu, Fahri Hamzah Minta Menteri Tak Safari Politik
KPU Tangsel Coret Ribuan Data Pemilih Ganda & Invalid
Ma'ruf Amin di Garut: Tebar Makruf, Lawan Mungkar
Jelang 17 April, Bawaslu Sebar Petugas Patroli Daerah Rawan Serangan Fajar
Hari Ini, Sidang Perdana Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Digelar
NasDem Optimis Raih Suara Lebih Tinggi dari Hasil Lembaga Survei

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.