Ultah ke-20, PAN undang Prabowo-Sandiaga, Koalisi Jokowi tidak
PAN tak mengundang lawan politik mereka lantaran perayaan ulang tahun ini dilakukan skala kecil. Eddy menampik karena kendala aspek politis.
Partai Amanat Nasional akan menyelenggarakan syukuran hari jadinya ke-20 Tahun yang jatuh pada 23 Agustus, atau Kamis besok. Pasangan calon presiden dan wakil presiden yang mereka usung, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan hadir.
PAN akan mengundang partai mitra koalisi, Gerindra, PKS, dan Demokrat. Eddy memastikan Sandiaga Uno bakal hadir. Namun Prabowo Subianto belum bisa dipastikan lantaran sedang berada di luar kota.
"Kemungkinan pak Prabowo absen karena masih di luar kota. Tapi pak Sandi Insha Allah hadir dan teman-teman koalisi Insha Allah besok hadir," kata Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno di kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Rabu (22/8).
Dia mengatakan dari internal bakal hadir para pendiri partai dan pimpinan partai. Tokoh agama dan lintas agama juga akan diundang.
"Besok kami akan menggelar syukuran di DPP pan ini. Ini kita sudah dandani. Insyaallah besok hadir para pendiri partai, pimpinan partai," kata Eddy.
Sementara itu, PAN tak mengundang lawan politik mereka lantaran perayaan ulang tahun ini dilakukan skala kecil. Eddy menampik karena kendala aspek politis.
"Yang di luar nanti kalau ada yang diundang atau tidak diundang nanti malah tidakk enak. Jadi mungkin di agenda yang lebih besar lagi mengundang semua parpol tanpa kecuali. Ini tidak aspek politis," kata dia.
Agenda ulang tahun itu bakal membawa semangat sebagaimana slogan PAN yaitu 'bela rakyat bela umat'. Acara akan berupa syukuran pada Kamis (23/8) pukul 19.30.
"Slogan PAN adalah bela rakyat bela umat. Jadi inilah slogan yang akan kami bawa di ulang tahun ke-20 ini dan menjadi tema besar kita jelang Pemilu 2019," kata Eddy.
Baca juga:
PAN sempat bahas nama Gatot Nurmantyo masuk tim pemenangan Prabowo-Sandiaga
Elektabilitas Prabowo-Sandiaga rendah, Sekjen PAN bandingkan dengan Pilgub DKI
Sengketa ahli waris keluarga di lahan kantor DPW PAN Jakarta
Suap dana perimbangan daerah, Politikus PAN Sukiman kembali dipanggil KPK
Gerindra yakin PAN, PKS, Demokrat setuju Djoko Santoso jadi ketua tim pemenangan
Isu mahar Rp 500 M terus menggelinding sampai ke Bawaslu