Timses optimistis capai target Ma'ruf Amin raup 70 persen suara di Jabar
Calon wakil presiden nomor urut 02, Ma'ruf Amin menargetkan perolehan suara di wilayah Jawa Barat sampai 70 persen. Tim Kampanye Nasional menilai target itu sebagai bentuk optimisme atau kepercayaan diri.
Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menargetkan perolehan suara di wilayah Jawa Barat sampai 70 persen. Tim Kampanye Nasional menilai target itu sebagai bentuk optimisme atau kepercayaan diri.
"Itu menunjukkan optimisme. Karena dukungan cukup banyak. Seluruh tokoh di Jabar bersatu, bersama dengan partai dan relawan," ucap Sekretaris TKN, Hasto Kristiyanto di Posko Cemara, Jakarta, Kamis (4/10).
Menurutnya, dengan dukungan banyak tokoh masyarakat kepada Ma'ruf Amin menandakan kepemimpinan PKS di Jawa Barat selama 10 tahun tak dirasakan betul oleh masyarakat. Sehingga masyarakat punya harapan lain.
"Dan kalau kita lihat. Mungkin, orang mencatat bahwa selama 10 tahun kepemimpinan PKS, tidak banyak membawa perubahan di Jabar. Sehingga, munculah ekspresi optimisme, ketika Pak Jokowi menaruh perhatian yang cukup besar terhadap Jabar," ucapnya.
Untuk diketahui, Jawa Barat merupakan salah satu daerah di mana pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, kalah dari pesaingnya Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, pada Pilpres 2014. Jokowi hanya mengantongi suara 40,22 persen. Sementara Prabowo unggul dengan perolehan 59,78 persen.
Ma'ruf Amin, cawapres yang mendampingi Jokowi di 2019, mengharapkan Jawa Barat milik mereka di Pilpres 2019.
"Targetnya besar sih inginnya sih, minimal 70 persen," kata Ma'ruf di Pesantren Al-Muhajirin, Purwakarta, Jawa Barat.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Timses Jokowi-Ma'ruf laporkan hoaks Ratna Sarumpaet ke Bawaslu
Timses Jokowi kirim buku sejarah Cut Nyak Dien & Kartini buat Hanum Rais
Golkar pecat tiga kader yang dukung Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019
Kebohongan Ratna Sarumpaet dinilai sebagai dagelan politik murahan
Soal Ratna Sarumpaet, Tim Jokowi sarankan Prabowo minta maaf
Tim Jokowi: Prabowo, Sandiaga, Amien Rais lakukan bunuh diri politik