LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Surya Paloh: Saya yakin belum ada reshuffle dalam waktu dekat ini

"Saya yakin belum ada reshuffle dalam waktu dekat ini, dalam pengamatan saya tapi yang paling tahu itu Bapak Presiden."

2016-01-13 13:30:53
Reshuffle kabinet
Advertisement

Wacana reshuffle kabinet belakangan ini makin berhembus kencang. Kabarnya, salah satu menteri yang bakal dicopot Presiden Joko Widodo adalah menteri yang berasal dari Partai NasDem.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan, reshuffle bukanlah satu-satunya jalan dan langkah untuk meningkatkan kinerja pemerintah. Namun demikian, partainya menyerahkan sepenuhnya urusan pergantian kabinet kepada Presiden Jokowi.

"Saya pikir yang paling tahu presiden. Kalau yang ditanya ke saya, bukan itulah satu-satunya upaya meningkatkan kinerja. Banyak hal yang masih bisa dilihat dari berbagai macam pertimbangan," kata Paloh di Istana, Jakarta, Rabu (13/1).

Lebih lanjut, Paloh meyakini bila dalam waktu dekat ini belum ada rencana reshuffle kabinet. Sebab, dalam pelantikan Dubes di mana dihadiri bos-bos partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat dan bertemu Presiden tidak disinggung mengenai pergantian kabinet.

"Belum belum ada, dan saya yakin belum ada reshuffle dalam waktu dekat ini, dalam pengamatan saya tapi yang paling tahu itu Bapak Presiden sendiri," ucap Paloh

Oleh sebab itu, Paloh mengaku belum memberikan pertimbangan mengenai reshuffle. "Tapi sekali lagi NasDem tetap konsisten menghargai masalah-masalah yang menyangkut reshuffle adalah sepenuhnya hak prerogatif presiden," tutupnya.

Baca juga:
SMRC: 48 % publik puas kerja kabinet, Jokowi tak usah ragu reshuffle
Megawati terus sentil kinerja Rini Soemarno di BUMN
Presiden Jokowi belum pastikan reshuffle dalam waktu dekat
Istana sebut isu reshuffle banyak bikin orang ngebet jadi menteri
Jokowi diminta reshuffle Menteri Yuddy karena sering buat gaduh
Istana soal Golkar gabung pemerintah: Jangan minta jabatan menteri!

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.