Soal reshuffle, Setnov sebut Jokowi lebih tahu daripada menteri
"Partai Golkar mendukung pemerintah tanpa persyaratan apa-apa," kata Setnov
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) bersikeras membantah telah menyodorkan nama bakal calon menteri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kabarnya, Jokowi bakal melakukan reshuffle jilid II dalam waktu dekat.
"Enggak ada. Sudah saya sampaikan bahwa Partai Golkar mendukung pemerintah tanpa persyaratan apa-apa," kata Setnov saat menghadiri Halal Bi Halal Kosgoro 1957 di Jakarta, Minggu (24/7).
Mantan Ketua DPR RI ini menegaskan, reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi. Setnov yakin Jokowi bisa membuat keputusan terbaik untuk mengevaluasi pembantunya di pemerintahan.
"Reshuffle ini hak prerogatif presiden, yang penting kita percayakan. Dan beliau tentu mengetahui secara detail evaluasi daripada para menteri-menterinya," jelas Novanto.
"Masalah kinerjanya, masalah penyerapan anggarannya, masalah programnya, tentu beliau yang mengetahui. Dan saya yakin apa yang diputuskan beliau memberikan yang terbaik ke depannya," tambahnya.
Setnov juga menepis jika Partai Golkar tengah membidik posisi menteri yang strategis. Dia mengklaim, terkait isu reshuffle Golkar akan tetap bersabar menunggu keputusan Jokowi.
"Golkar ini orang yang taat azas, jadi semuanya bersabar menunggu apapun keputusan Presiden, saya apresiasi," tandas dia.
Baca juga:
Menanti Jokowi reshuffle kabinet jilid II, siapa menteri tergusur?
Jokowi akui banyak dapat bisikan untuk bahan evaluasi menterinya
Presiden Jokowi enggan beberkan rapor menteri
Ketua DPR soal reshuffle: Paling paham kinerja menteri ya Presiden
Ini penjelasan Mensesneg soal Presiden larang menteri keluar Jakarta