Seskab: Pemerintahan Jokowi tidak kenal 100 hari
Andi menegaskan presiden tidak memberikan patokan khusus terhadap kinerja kementerian.
Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengatakan Kinerja Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-JK kerap dilakukan evaluasi. Evaluasi itu per tiap bulan pada saat sidang kabinet paripurna.
"Tiap bulan ada evaluasi dari presiden, saat paripurna yang dilakukan minggu pertama tiap bulan, presiden lakukan arahan dan evaluasi misalnya ada menteri kurang fokus, atau ada penugasan khusus, itu dilakukan setiap awal bulan," ujarnya di Kantor Setneg, Jakarta, Senin (25/1).
Andi menegaskan tidak ada istilah 100 hari dari pemerintahan Jokowi-JK. Presiden tidak memberikan patokan khusus terhadap kinerja kementerian.
"Pemerintahan ini tidak kenal 100 hari, dari awal pembentukannya. Presiden tidak pakai 100 hari sebagai patokan tapi memberikan patokan ke kementerian-kementerian tapi berdasarkan program jangka pendek dan menengah," ujarnya.
Dengan tidak adanya istilah 100 hari, Andi memastikan tidak ada pula reshuffle kabinet. Menteri yang belum memenuhi target kerja, kata Andi, juga belum dipastikan akan diberi sanksi apa karena belum pernah dibicarakan dalam sidang kabinet tersebut.
"Belum direncanakan sampai ke situ," ujarnya.
Baca juga:
Effendi Simbolon sebut Jokowi bisa bernasib sama dengan Gus Dur
Nasib Bambang Widjojanto selanjutnya tergantung Jokowi
Jokowi janji aturan pendukung UU ASN terbit akhir Februari
Politikus PDIP: Jokowi tak sampai dua tahun, hitungan bulan lengser
Effendi Simbolon: Giliran Jokowi jelek PDIP yang kena
Ini alasan Jokowi bentuk tim independen