Senator sebut OSO jadi ketua bukan buat parpolisasi DPD
Terpilihnya Oesman Sapta Odang menjadi Ketua DPD RI menimbulkan polemik. Sebab, selain masih menjabat sebagai Wakil Ketua MPR, Osman juga merupakan ketua umum Partai Hanura.
Terpilihnya Oesman Sapta Odang menjadi Ketua DPD RI menimbulkan polemik. Sebab, selain masih menjabat sebagai Wakil Ketua MPR, Osman juga merupakan ketua umum Partai Hanura.
Seperti diketahui, DPD RI merupakan lembaga yang berisikan para senator daerah, bukan dari kalangan politikus parpol.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPD, Benny Rhamdani mengatakan, isu parpolisasi DPD dibangun untuk mendelegitimasi eksistensi lembaga tersebut.
"Ya sejak periode awal DPD berdiri 40 persen anggota DPD adalah orang-orang yang memang termasuk ke dalam bagian parpol bahkan ada yang menjadi pengurus partai politik baik pusat maupun daerah, 40 persen," kata Benny di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/4).
Karena itu, dia membantah terpilihnya OSO sebagai ketua DPD RI merupakan parpolisasi DPD. "Nah karena UU juga tidak melarang anggota DPD RI ini berpartai," katanya.
Menurutnya, yang harus diawasi oleh masyarakat adalah kinerja para anggota DPD kader Parpol. Menurutnya, kinerja mereka harus diawasi apakah menurunkan derajat serta kualitas DPD.
"Dan apakah tanggung jawab DPD kepada daerah akan berkurang? Nah itu yang harus diawasi," tutupnya.
Baca juga:
Oesman Sapta terpilih sebagai ketua DPD RI
OSO jadi ketua DPD, Ketua MPR akan segera gelar rapat
OSO, pengusaha kaya raya yang pimpin tiga jabatan politik sekaligus
Ratu Hemas sebut pemilihan OSO jadi Ketua DPD adalah ilegal
Terpilih ketua DPD, OSO siap mundur dari wakil ketua MPR
OSO bikin lembaga DPD rasa DPR, pemilihan langgar putusan MA