Sekjen PDIP sebut Anies-Sandi cuma pintar beretorika
Hasto yakin, pasangan Ahok-Djarot sebagai petahana mampu menggaet suara pendukung pasangan Agus-Sylvi yang gagal masuk putaran kedua. Apalagi kata Hasto, 43 persen pemilih Agus-Sylvi adalah mereka yang merasakan betul manfaat dari program KJP dan KJS yang digagas Ahok-Djarot.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto sempat menyindir pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Hasto menilai kepemimpinan Anies-Sandi belum teruji.
Hasto menganggap Anies-Sandi merupakan pemimpin yang hanya pandai beretorika.
"Basuki dan Djarot sudah tahu programnya apa, sementara yang satu (pasangan Anies Sandi) masih beretorika," kata Hasto saat ditemui di Hotel Gren Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/3).
Hasto yakin, pasangan Ahok-Djarot sebagai petahana mampu menggaet suara pendukung pasangan Agus-Sylvi yang gagal masuk putaran kedua. Apalagi kata Hasto, 43 persen pemilih Agus-Sylvi adalah mereka yang merasakan betul manfaat dari program KJP dan KJS yang digagas Ahok-Djarot.
"Kalau kita lihat dari exit poll basis pendukung AHY 43,4 persen berasal dari penduduk dengan penghasilan rendah sehingga mereka yang merasakan manfaat dari KJP dan KJS dan penataan rumah yang tak layak huni," jelas Hasto.
Dia juga berharap pada Pilgub DKI putaran kedua nanti masing-masing pasangan calon bisa mengedepankan cara-cara demokrasi yang sehat dan dialog yang berkeberadaban. Apalagi melakukan sindiran-sindiran yang mencela satu sama lain.
"Kami juga mengimbau agar di putaran kedua juga mengedepankan cara-cara demokrasi yang sehat dengan cara dialog yang berkeadaban yang tidak mencela satu sama lain kami yakin keberpihakan pendukung AHY untuk mendukung Basuki semakin besar," tutupnya.
Baca juga:
Disebut kampanye hitam, Timses Ahok serahkan penyelidikan ke Bawaslu
Saat Anies-Sandi berharap restu keluarga Cendana di Pilgub DKI
Perdebatan panjang Ahok dan Anies-Sandi soal program mirip OK OCE
Budayawan sebut Anies Baswedan bukan intelektual pluralisme
Disebut tiru program OK OCE, Ahok bilang 'dia yang nyontek saya'
Ditemani ibu, Sandiaga lakukan pertemuan dengan Mamiek Soeharto
Pengamat LIPI nilai kampanye putaran kedua Pilkada DKI tak beralasan