Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengamat LIPI nilai kampanye putaran kedua Pilkada DKI tak beralasan

Pengamat LIPI nilai kampanye putaran kedua Pilkada DKI tak beralasan Debat Pilgub DKI 2017. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI menyelenggarakan kampanye pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 tidak sesuai dengan rencana awal. Karena sebelum penyelenggaraan pesta demokrasi itu, tak ada wacana menggelar kampanye selama satu setengah bulan pada putaran kedua.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bhakti‎ mengaku bingung dengan rencana KPU DKI itu. Karena tak ada aturan dalam Undang-Undang Pilkada yang memberikan kewenangan deskresi kepada penyelenggara pemilu.

"Lihat aja aturan dalam aturan Undang-Undang sendiri apakah KPUD punya hak diskresi? Apa gunanya juga kampanye putaran kedua," katanya saat dihubungi merdeka.com, Jumat (3/3).

Dia mengungkapkan, berdasarkan pengalaman Pilkada DKI Jakarta 2012, tak perlu lagi ada kampanye pada putaran kedua. Mengingat upaya ini akan lebih dapat menghemat anggaran KPU DKI Jakarta.

"Karena tidak ada kampanye putaran kedua, dari segi anggaran ngapain ngeluarin dana lagi. Tinggal langsung aja. Selama ini dilakukan debat publik langsung‎," tutupnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP