Rizal Mallarangeng tolak usulan debat capres-cawapres dalam Bahasa Inggris
Sejak dicetuskan kubu koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno agar debat capres-cawapres menggunakan Bahasa Inggris, banyak pihak menolak. Debat dalam Bahasa Inggris dinilai tak substansial dan tak bisa dipahami seluruh masyarakat.
Sejak dicetuskan kubu koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno agar debat capres-cawapres menggunakan Bahasa Inggris, banyak pihak menolak. Debat dalam Bahasa Inggris dinilai tak substansial dan tak bisa dipahami seluruh masyarakat.
Koordinator Nasional Relawan GoJo (Golkar Jokowi), Rizal Mallarangeng juga menyatakan penolakannya atas usulan tersebut. Menurutnya, debat harus menggunakan Bahasa Indonesia.
"Kita pakai Bahasa Indonesia lah," kata dia usai pengukuhan relawan GoJo di Rusun Perumnas Cengkareng, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Minggu (16/9).
Bahkan Rizal berseloroh debat sebaiknya menggunakan bahasa daerah seperti Betawi dan Jawa daripada Bahasa Inggris. Ia mengatakan penggunaan bahasa asing kurang tepat karena tak sesuai dengan semangat Sumpah Pemuda 1928.
"Kita pakai (debat) dengan Bahasa Indonesia. Sebentar lagi kan Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober. Satu bangsa, satu bahasa, satu tanah air," pungkasnya.
Baca juga:
Sandiaga pilih debat gunakan bahasa Indonesia
Moeldoko soal debat berbahasa Inggris: Yang penting esensinya bukan bahasanya
PDIP: Debat pakai bahasa Inggris melanggar Undang-Undang
Debat berbahasa Inggris, Masinton saran Koalisi Prabowo 'nyalon' di Eropa
Debat capres diusulkan 1 jam, politisi PDIP bilang 'Jokowi empat jam saja kurang'
Cak Imin: Memangnya cerdas cermat SMA pakai adu Bahasa Inggris!