Presiden Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato Kunci di WEF Davos 22 Januari
Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato kunci dalam World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada 22 Januari, membahas tantangan ekonomi global dan strategis Indonesia di kancah internasional.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan akan memberikan pidato kunci (keynote speech) dalam acara bergengsi World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Acara penting ini akan berlangsung pada Kamis, 22 Januari 2026, menandai partisipasi aktif Indonesia dalam forum ekonomi global.
Pidato khusus dari Presiden Prabowo dijadwalkan berlangsung antara pukul 14.00 hingga 14.30 waktu setempat (CET), di mana ia akan berbagi panggung dengan Presiden dan CEO World Economic Forum, Børge Brende. Keterlibatan ini diharapkan dapat menyoroti peran Indonesia di kancah internasional dan membuka peluang kerja sama.
Sebelum tiba di Davos, Presiden Prabowo terlebih dahulu melakukan kunjungan kerja ke London, Inggris, yang dimulai pada Minggu siang dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta. Perjalanan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda diplomatik dan ekonomi yang padat.
Agenda Strategis Presiden Prabowo di WEF Davos
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) yang diperkirakan dihadiri oleh 61 kepala negara dan pemerintahan. Lebih dari seribu peserta juga akan turut serta dalam forum penting ini.
Selain pidato, Presiden Prabowo juga dijadwalkan untuk mengadakan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara, membuka peluang kerja sama ekonomi dan investasi. Forum ini menjadi platform vital untuk membahas tantangan ekonomi global dan proyeksi masa depan.
WEF merupakan pertemuan tingkat dunia yang rutin diadakan setiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss, mempertemukan berbagai ahli, praktisi, ekonom, dan pemimpin dunia. Organisasi non-pemerintah dan think tank ini berpusat di Cologny, Jenewa, Swiss, dan fokus pada isu-isu ekonomi global.
Beberapa pemimpin negara lain yang juga akan menyampaikan pidato khusus di WEF tahun ini termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump, dan Kanselir Jerman Friedrich Merz, menunjukkan pentingnya forum ini sebagai ajang diskusi global.
Kunjungan Kerja Presiden Prabowo di London
Sebelum melanjutkan perjalanan ke Davos, Presiden Prabowo memiliki agenda penting di London, Inggris, yang dijelaskan oleh Seskab Teddy Indra Wijaya yang mendampinginya. Kunjungan ini mencakup beberapa pertemuan bilateral dan strategis yang krusial.
Di London, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas kesepakatan kerja sama strategis di bidang ekonomi dan maritim. Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral kedua negara dan membuka potensi kolaborasi baru.
Selanjutnya, Presiden Prabowo juga akan mengadakan pertemuan dengan Raja Charles III, dengan salah satu agenda utama pembahasan terkait pelestarian alam dan lingkungan, serta konservasi gajah. Pertemuan ini juga akan dihadiri oleh sejumlah tokoh filantropi dunia, menggarisbawahi komitmen Indonesia terhadap isu lingkungan.
Keberangkatan Presiden Prabowo ke London dilepas oleh sejumlah pejabat negara penting, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Hadir pula Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, dan Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan, menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah.
Sumber: AntaraNews