Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah Nganjuk, Kenang Perjuangan Aktivis Buruh
Masyarakat Nganjuk terharu saat Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah Nganjuk, sebuah monumen untuk mengenang perjuangan aktivis buruh legendaris. Simak detailnya di sini.
Masyarakat Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, menyampaikan rasa haru mendalam atas peresmian Museum Ibu Marsinah oleh Presiden Prabowo Subianto. Museum ini didirikan untuk mengenang perjuangan aktivis buruh Marsinah yang tak kenal lelah. Peresmian ini menjadi momen emosional bagi banyak warga, yang melihat dedikasi Marsinah kini diabadikan secara resmi.
Dua warga Nganjuk, Nova dan Annisa, tidak dapat menahan air mata ketika menyaksikan perjuangan Marsinah diabadikan dalam museum. Mereka mengungkapkan perasaan campur aduk antara haru dan bangga. Peresmian langsung oleh Kepala Negara menambah makna mendalam bagi masyarakat setempat.
Museum Marsinah berdiri megah di atas lahan seluas 938,6 meter persegi, tepat di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Lokasi ini merupakan tanah kelahiran Marsinah, seorang tokoh yang telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada tahun lalu. Kehadiran museum diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.
Haru dan Bangga Masyarakat Nganjuk
Rasa haru atas peresmian Museum Marsinah Nganjuk begitu terasa di kalangan masyarakat. Annisa, salah satu warga, mengungkapkan perasaannya, "Terharu, campur aduklah, sangat terharu. Perjuangannya sampai kayak seperti ini." Nova menambahkan, "Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata," menunjukkan betapa dalamnya dampak peristiwa ini bagi mereka.
Sudarmi, teman SD Marsinah, turut hadir dan membagikan kenangan masa kecilnya. Ia mengingat Marsinah sebagai anak yang rajin sekolah dan senang membantu neneknya. "Anaknya itu rajin. Sekolah bareng, itu ya kalau sekolah kan rajin, anaknya ya senang," kenang Sudarmi tentang sahabatnya.
Sudarmi juga menceritakan bagaimana Marsinah kerap membantu neneknya sepulang sekolah, menunjukkan sifat peduli sejak dini. Ia mengaku sangat senang dan terharu perjuangan sahabat masa kecilnya kini dikenang. Apalagi, pengenangan ini dilakukan melalui sebuah museum yang diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Jejak Perjuangan Marsinah di Dalam Museum
Museum Marsinah Nganjuk dibangun di lokasi yang sangat simbolis, yaitu Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Lahan seluas 938,6 meter persegi ini merupakan tanah kelahiran Marsinah. Pemilihan lokasi ini menegaskan akar perjuangan Marsinah yang dimulai dari lingkungan asalnya.
Bangunan museum terdiri dari dua bagian utama yang saling melengkapi. Terdapat gedung museum utama yang menjadi pusat pameran. Selain itu, di bagian belakang, terdapat rumah singgah yang mungkin berfungsi sebagai fasilitas pendukung atau area edukasi.
Di dalam gedung museum, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi pribadi Marsinah yang bernilai sejarah. Koleksi tersebut meliputi sepeda ontel yang digunakannya semasa sekolah, seragam kerja pabriknya, tas, dompet, ijazah, hingga piagam penghargaan. Piagam ini berasal dari berbagai organisasi buruh, mencerminkan pengakuan atas dedikasinya.
Seluruh barang-barang yang dipamerkan di Museum Marsinah Nganjuk menuturkan perjalanan hidupnya secara kronologis. Koleksi ini menceritakan kisah Marsinah, mulai dari masa kecilnya di Nganjuk hingga perjuangannya sebagai buruh pabrik di Sidoarjo. Museum ini menjadi saksi bisu dan pengingat akan warisan perjuangan Marsinah bagi hak-hak buruh.
Sumber: AntaraNews