Pramono Edhie tegaskan beda dengan Prabowo soal gaya memimpin
"Tegas dan kejam itu berbeda," kata Pramono Edhie.
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal (purn) Pramono Edhie Wibowo bicara soal gaya kepemimpinan militer. Menurut dia, tak semua purnawirawan punya ciri dan gaya sama dalam memimpin pasukan.
Dia menjelaskan, gaya kepemimpinan dalam sebuah militer biasa disebut seni. Setiap komandan punya seni masing-masing dalam memimpin.
"Kalau militer ini kalau dikatakan kepemimpinan adalah art, seni. Masing-masing punya seni," ujar Pramono Edhie di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (28/3).
Dia mencontohkan, gayanya memimpin dengan mantan Danjen Kopassus Prabowo Subianto berbeda. Keduanya saat ini menjadi bakal capres di Pilpres 2014.
"Saya punya gaya sendiri, Pak Prabowo punya gaya sendiri," kata adik Ipar SBY ini.
Meskipun sama-sama sebagai prajurit TNI, dia menegaskan, gaya kepemimpinan Prabowo dengan dirinya berbeda. Sebelum menjadi Kasad, Pramono Edhie juga sempat merasakan menjadi Danjen Kopassus seperti Prabowo.
"Saya dan Pak Prabowo dididik di militer, tapi gaya kepemimpinan saya berbeda dengan Prabowo," tegas dia.
Dia menambahkan, sifat tegas dan kejam berbeda gaya kepemimpinan. Dia mencontohkan saat kasus penembakan yang dilakukan anggota Kopassus di LP Cebongan beberapa waktu lalu, dirinya tak pernah membela anak buahnya karena berbuat salah. "Tegas dan kejam itu berbeda," pungkasnya.
Baca juga:
Pramono Edhie merasa dekat dengan semua kekuatan politik
Pramono Edhie tak takut lawan Jokowi
Pramono Edhie: Apa yang sudah dicapai era pemerintahan Megawati?
Pramono Edhie: Kampanye Demokrat paling ramai dari partai lain
Pramono: SBY berhak pakai pesawat kepresidenan buat kampanye