Prabowo-Sandi bertemu Gus Solah bahas masalah ekonomi dan pengelolaan utang
Sandi menambahkan, dengan tawaran ekonomi yang matang dan sejahtera bisa menjadi kunci memenangkan pertarungan di Pilpres.
Pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan tokoh Nahdatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid alias Gus Solah di kediaman Prabowo Jl Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (7/11) malam. Pertemuan juga dihadiri penasihat ekonomi Prabowo-Sandi, Kwik Kian Gie dan Rizal Ramli.
"Tadi membahas ekonomi. Kalau yang kami bahas secara detail tadi soal ekonomi, dan Pak Rizal menyampaikan pandangan pandangannya, Gus Solah menyampaikan, Pak Kwik juga. Karena ini semakin terlihat bahwa ini referendum ekonomi Indonesia. Di 2019 kami harus menghadirkan satu tawaran yang lebih menarik dari pada yang sudah ditawarkan pemerintah sekarang," kata Sandi di lokasi
Sandi menambahkan, dengan tawaran ekonomi yang matang dan sejahtera bisa menjadi kunci memenangkan pertarungan di Pilpres. Khususnya para swing voters yang belum menentukan pilihan. Dari data internalnya, kata Sandi, sekitar 30 persen masyarakat belum menentukan pilihan capres secara bulat.
"Itu harus kami berikan tawaran ekonomi yang lebih menggigit. Ini yang kami coba tawarkan," ucapnya.
Sandi menjelaskan, Gus Solah hanya memberi masukan dan tidak gabung dalam tim penasihat ekonomi Prabowo-Sandi. Dia mengaku, diskusi juga tidak membahas soal politik.
"Ke saya tadi diskusinya tentang ekonomi, tentang bagaimana anggaran negara, bagaimana pengelolaan utang dan sebagainya," tandas mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.
Baca juga:
Demokrat sebut Jokowi panik soal survei makanya sering marah-marah
SBY keliling daerah kampanyekan Prabowo-Sandi secara senyap
Timses sebut makian Bupati Boyolali ke Prabowo bisa langgar pasal pidana
JK tanggapi janji kampanye Prabowo: Ekspor impor terjadi di negara manapun
Prabowo janji setop impor, Timses Jokowi sebut cuma retorika belaka