PPP ambil jalan tengah ambang batas capres 10-15 persen
Pembahasan soal presidential threshold berjalan cukup alot. Ada 4 opsi terkait angka presidential threshold, diantaranya 20-25 persen, 10-15 persen, sama dengan angka parliamentary threshold dan 0 persen.
Ketua Umum PPP M Rommahurmuziy mengatakan, pihaknya akan mengambil jalan tengah soal ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) yaitu 10-15 persen.
Pembahasan soal presidential threshold berjalan cukup alot. Ada 4 opsi terkait angka presidential threshold, diantaranya 20-25 persen, 10-15 persen, sama dengan angka parliamentary threshold dan 0 persen.
"PPP mengambil jalan tengah, kita berharap ada jalan tengah ada yang menginginkan 20-25 persen mungkin titik tentunya 10-15 persen. Tapi apapun keputusannya PPP berharap terbaik untuk rakyat," kata Romy di Jakarta, Jumat (16/6).
Saat rapat pada Rabu (14/6), Pansus menyepakati menyusun 5 isu krusial dalam pilihan-pilihan paket. Romy meyakini pansus bisa menyepakati dua opsi paket sebelum rapat paripurna.
"Memang ada beberapa perbedaan dalam isu krusial, tapi kami yakin menjelang paripurna hari Senin opsinya akan mengerucut mungkin ada 2 atau 3 opsi," ujar Romy.
Sebelumnya, Pansus RUU Pemilu dan Pemerintah sepakat perpanjangan masa lobi-lobi antar fraksi hingga Senin (19/6) mendatang. Ketua Pansus RUU Pemilu Lukman Edi mengatakan, rapat pada Senin pekan depan beragendakan pengambilan keputusan tingkat satu lima isu krusial.
Pansus sepakat untuk pengambilan keputusan tingkat satu pada Senin jam 14.00 WIB. Kita sepakat juga bahwa mulai hari ini sampai Senin proses lobi pembicaraan lintas fraksi dilanjutkan," kata Lukman di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/6).
Keputusan ini merupakan hasil lobi-lobi antar fraksi-fraksi, kepala kelompok fraksi (Kapoksi) dan Pemerintah sebelum rapat RUU Pemilu malam tadi dilanjutkan. Menurutnya, pengambilan keputusan bisa saja dilakukan satu paket dengan musyawarah mufakat dalam Pansus.
Atau, bisa juga berupa paket-paket yang akan dibawa ke paripurna atau item-item dari poin-poin lima isu krusial di paripurna. "Kita belum tahu yang mana, kan baru tahunya nanti saat Senin," kata Politikus PKB ini.
Baca juga:
Pimpinan DPR sebut pengambilan keputusan RUU Pemilu usai Lebaran
Gaduh, Aria Bima minta DPR setop wacana penambahan kursi pimpinan
PPP ambil jalan tengah ambang batas capres 10-15 persen
MPR minta Novel sebut nama jenderal terlibat penyiraman air keras
KPK belum terima surat permintaan datangkan Miryam dari Pansus DPR