LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PKB harap polemik Luhut dan Amien Rais tak berkepanjangan

Dia menyebut keduanya baik Luhut ataupun Amien merupakan bagian dari tokoh Indonesia. Sehingga, menurut dia, keduanya harus dapat menahan diri.

2018-03-20 21:45:00
Amien Rais vs Luhut Panjaitan
Advertisement

Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding menyarankan agar tidak perlu lagi diperpanjang mengenai pernyataan balasan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Pandjaitan terhadap ucapan Politikus Senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.

Dia menyebut keduanya baik Luhut ataupun Amien merupakan bagian dari tokoh Indonesia. Sehingga, menurut dia, keduanya harus dapat menahan diri.

"Iya, sebaiknya tidak perlu diperpanjang, beliau berdua adalah tokoh kita," kata Karding saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Selasa (20/3).

Advertisement

Kendati begitu, dia menyebut pernyataan Luhut untuk Amien Rais hanya bentuk spontanitas saja.

Sebelumnya, Menko Maritim Luhut Pandjaitan tersulut serangan Amien Rais. Dalam pidatonya, Luhut memang tak menyebut nama Amien Rais. Dia menggunakan istilah 'senior' yang diduga merujuk pada Amien Rais yang kerap mengkritik Jokowi.

"Ada senior bilang kasih sertifikat itu ngibulin. Apa yang ngibulin. Sertifikat itu prosesnya panjang dan berbelit. Sekarang cepat dan banyak. Saya pikir kita nggak bisa asal ngomong," kata Luhut, Senin (20/3) malam.

Advertisement

Luhut juga kesal dengan serangan-serangan yang menyebut pemerintah pro-PKI. Menurutnya hal itu cuma kebohongan yang terus disebarkan.

"Jangan bilang pro-PKI, pro-PKI gimana? Saya ikut tumpas PKI. Saya tentara, saya tahu itu," kata Luhut.

Luhut menegaskan jangan pernah menyebut pemerintah tidak nasionalisme dan menyerang dengan kepentingan asing. Dia menyebut orang yang belum pernah ditembaki tak pantas mengkritik soal nasionalisme.

"Saya perang di Timtim tahun 1975. Anak buah saya gugur 8 orang di Kopassus. Jangan bilang Nasionalisme, kalau belum pernah ditembakin," kata Luhut.

"Kau merasa paling bersih, kamu boleh ngomong. Tapi dosamu banyak juga kok. Udahlah diam saja lah. Tapi jangan main-main. Kita bisa cari dosamu sampai dapat," tegasnya.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
PDIP nilai wajar Luhut marah, Amien Rais yang tidak manusiawi
Tanggapi Luhut, sekjen Gerindra sebut waktu akan membuktikan ucapan Amien Rais
Fadli Zon sebut ancaman Luhut ke Amien Rais bentuk arogansi kekuasaan
Wasekjen PAN ke Luhut: Kenapa mesti marah dan mengancam?
Luhut 'ancam' Amien Rais, PAN sindir kasus penyerangan tokoh agama

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.