LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Perolehan suara dua kandidat Pilkada Denpasar kalah dengan golput

Angka golput di Denpasar menembus angka 42,35 persen.

2015-12-11 13:12:32
Pilkada Serentak
Advertisement

Proses pemungutan suara pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar, masih kurang mendapat respon dari warga. Bahkan berdasarkan perhitungan sementara, angka golongan putih (golput) di Denpasar menembus angka 42,35 persen.

Ironisnya, angka golput justru mengalahkan perolehan suara dari dua paslon yaitu pasangan nomor urut 2 (Resmi-Agung) hanya memperoleh angka 12.743 suara (5%) dan paslon nomor urut 3 (Arjaya-Sunasri) memperoleh suara 28.864 suara (12%). Sedangkan tertinggi sementara masih dimenangkan pasangan Nomor urut 1 (Ray Mantra-Jaya Negara) dengan perolehan suara 191.209 suara (82%).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar, I Gede John Darmawan mengakui kondisi tersebut. Menurutnya turunnya partisipasi warga untuk melakukan pemilihan juga terjadi secara nasional, artinya terjadi hampir di semua daerah yang menyelenggarakan pilkada terutama di daerah perkotaan seperti Denpasar, Surabaya dan lainnya.

"Kondisi ini sesungguhnya tidak hanya di sini (Denpasar) saja, tetapi secara nasional juga demikian. Asumsi dari pusat karena pilkadanya serentak, banyak warga di perkotaan memilih ke daerahnya," katanya.

Selain itu, hasil dari laporan panitia pemungutan suara (PPS) di lapangan, saat pemungutan suara berlangsung kebanyakan yang datang adalah warga asli Denpasar. Berbeda dengan pilres sebelumnya, warga pendatang yang berdomisili di Denpasar juga bersemangat.

"Kalau dulu (pilpres) pemilihnya juga dari luar Bali cukup banyak, sehingga angka golput saat itu terbilang kecil," Pungkasnya, Jumat (11/12).

Sebelumnya KPU Denpasar menargetkan tingkat partisipasi warga hingga 75 persen. Kondisi ini jauh terbalik dengan hajatan demokrasi sebelumnya yakni pada pilpres tahun 2014 lalu. Di mana khusus di Denpasar partisipasi warga terbilang sangat tinggi yakni 79 persen.

Baca juga:
Golkar klaim nyaris sapu bersih Pilkada di Sumsel
KPU tunggu pengadilan putuskan nasib 5 wilayah batal Pilkada
Nasib daerah batal Pilkada serentak ditentukan 21 hari lagi
Mendagri: 25 PNS terbukti lakukan pelanggaran saat pilkada serentak
Partisipasi warga dalam Pilkada serentak rendah, ini kata Mendagri

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.