LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PDIP Klaim Jokowi-Ma'ruf Raup Dukungan NU, Muhammadiyah, MUI & Umat Islam

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto mengklaim selama tiga bulan masa kampanye Jokowi-Ma'ruf telah meraup banyak dukungan dari kalangan Islam. Hal itu karena faktor Ma'ruf Amin, meski belum melakukan kampanye.

2018-12-13 15:03:39
Jokowi-Ma'ruf Amin
Advertisement

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto mengklaim selama tiga bulan masa kampanye Jokowi-Ma'ruf telah meraup banyak dukungan dari kalangan Islam. Hal itu karena faktor Ma'ruf Amin, meski belum melakukan kampanye.

"Tentu saja Kiai Ma'ruf mendapatkan dukungan yang luas dari NU, Muhammadiyah, MUI, dan juga dari kalangan umat Islam," kata Hasto di DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Kamis (13/12).

Sekjen PDI Perjuangan itu percaya elektabilitas capres petahana Jokowi bakal naik setelah bulan Januari. Salah satu faktor pendukungnya adalah kekuatan koalisi yang besar.

Advertisement

Sementara, untuk kampanye capres cawapres sendiri sudah ada perencanaan hingga hari pencoblosan April nanti. Menurut Hasto pihaknya harus mengatur energi.

"Ini kan kita harus mengatur energi pemilu tuh April, sampai April harus diatur energi dengan sebaik-baiknya," katanya.

Contohnya jadwal kampanye Jokowi dan Ma'ruf yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Jokowi berencana safari ke Riau dan Aceh. Sementara, Ma'ruf bakal ke Banten dan DKI Jakarta.

Advertisement

"Ya sudah kan misalnya pak Jokowi ke Aceh, kemudian ke Riau, KH Maruf Amin di Banten, Jakarta, itu kan sudah ada perencanaan semua," ucapnya.

Diberitakan, Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin hingga kini belum melakukan kampanye. Dia mengaku baru bergerak kampanye pada Januari tahun 2019.

Ma'ruf Amin menjelaskan alasannya belum melakukan kampanye sebagai efisiensi. Menurutnya, saat ini merupakan tahapan pemanasan politik.

"Jadi kita panasin dulu mesinnya, kalau mesinnya sudah panas baru tinggal menggerakkannya. Oleh karena itu Januari kita putar, kita gerakan mesin itu supaya efektif," ujar Ma'ruf di Jakarta Pusat, Rabu (12/12).

Baca juga:
Kubu Jokowi Klaim Tak Pernah Dorong La Nyalla Akui Sebar Isu Jokowi PKI
Prabowo-Sandiaga Siapkan Serangan Darat di Jawa Tengah
Sekjen NasDem: Banyak Kader Demokrat yang Dukung Jokowi
KPU Akui Sulit Jalankan Usul DPR Soal Pemilih Bisa Memilih Di Mana Saja
PDIP Ragu Prabowo-Sandiaga Bisa Dapat 50 Persen Suara di Jateng
Kursi Kosong Anggota DPR di Tahun Politik

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.