LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PAN putuskan arah koalisi Pilpres 2019 saat 'injury time'

"Nonton bola toh? Ayo coba Inggris lawan Kroasia menangnya jam berapa? Perpanjangan waktu kan. Nah kira-kira kayak itulah injury time," sambungnya.

2018-07-12 14:05:38
Pilpres 2019
Advertisement

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan mengatakan sampai saat ini PAN belum menentukan arah koalisi karena konstelasi politik jelang Pilpres 2019 masih sangat dinamis. PAN akan memutuskan arah koalisi pada saat injury time atau sekitar awal Agustus nanti.

"Tunggu saja. Nanti sebentar lagi kok tanggal mainnya, akan ada jadwalnya," kata Zulkifli di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Kamis (12/7).

"Nonton bola toh? Ayo coba Inggris lawan Kroasia menangnya jam berapa? Perpanjangan waktu kan. Nah kira-kira kayak itulah injury time," sambungnya.

Advertisement

Zulkifli enggan membahas perkembangan rencana koalisi Gerindra, PAN dan PKS, termasuk kemungkinan masuknya Demokrat dalam koalisi tersebut. Pekan lalu, Zulhas juga bertemu Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono membahas Pilpres 2019.

"Nanti saya bilang injury time tuh menit ke-90 plus 4 menit tuh. Nah itu dia, jadi tunggu lah awal-awal Agustus," kata Ketua MPR ini.

Ketua MPR ini juga berencana akan bertemu dengan Gerindra untuk membahas berbagai kemungkinan dan perkembangan koalisi.

Advertisement

Dia tak mau berandai-andai terhadap berbagai kemungkinan yang belum jelas. Terpenting saat ini PAN konsisten mengusung dirinya sebagai capres termasuk mempersiapkan beberapa nama seperti Hatta Rajasa, Soetrisno Bachir, dan Amien Rais.

Baca juga:
Anis Urbaningrum: Saya ragu Demokrat akan sanksi TGB, dia layak ikut Pilpres
PKB klaim Cak Imin diprioritaskan Jokowi jadi cawapres
Dukung Presidential Threshold 0 persen, Jimly sebut MK bisa buat sejarah
Cak Imin tak jadi cawapres, PKB tetap setia bersama Jokowi
PKS: Cawapres Prabowo mengerucut 4, Aher hingga Anies masuk

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.