LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

OSO: Saya mundur atau dia berhenti!

OSO: Saya mundur atau dia berhenti! Partai Hanura kubu Sekretaris Jendral Sarifuddin Sudding ingin melengserkan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) melalui mekanisme Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munslub). Sebab OSO dianggap melakukan pelanggaran di internal Partai Hanura.

2018-01-16 12:04:42
Hanura
Advertisement

Partai Hanura kubu Sekretaris Jendral Sarifuddin Sudding ingin melengserkan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) melalui mekanisme Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munslub). Sebab OSO dianggap melakukan pelanggaran di internal Partai Hanura.

Mendengar ada rencana Munsalub dari beberapa kadernya, OSO menegaskan, hal itu tidak mudah dilakukan. Karena penggelaran Munaslub harus seizin dia sebagai Ketua Umum.

"Itu kan harus seizin saya sebagai ketua umum," kata OSO di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (16/1).

Advertisement

OSO membantah adanya konflik di internal partainya. Ia berdalih melakukan pemecatan karena ada orang yang dengan sengaja membuat konflik.

"Enggak ada konflik. Yang bikin konflik itu kita pecat. Karena dalam suasana sepert ini, dalam menjelang verifikasi tentu ada niat-niat orang-orang tertentu ingin mengecilkan Hanura," ucapnya.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ini juga enggan melakukan negosiasi lanjutan dengan beberapa pihak yang ia pecat ataupun merasa bermasalah dengannya. Menurutnya, setiap kader yang tidak menjaga marwah partai memang sudah seharusnya dipecat.

Advertisement

"Kalau orang sudah merusak kerusakan partai tak mau menjaga marwah partai, masa harus dipertahankan lagi, enggak sulit, sederhana saja, saya mundur atau mereka berhenti. Gitu saja," tandasnya.

Diketahui, sebagian pengurus Partai Hanura yang dipimpin Sarifuddin Sudding melakukan upaya pelengseran pada OSO. OSO dinilai telah melakukan banyak pelanggaran selama menjadi orang nomor satu di Hanura.

Wasekjen Hanura Wishnu Dewanto mengatakan, banyak aduan yang menyebutkan bahwa OSO telah gagal membangun komunikasi politik dengan kader. OSO juga disebut arogan dan tidak memperhatikan aspirasi kader di daerah.

Kubu OSO tak mau kalah. Usai rapat di Hotel Manhattan, Jakarta, diputuskan bahwa Sarifuddin Suddin dipecat dari Sekjen, posisinya digantikan oleh Herry Lontung Siregar.

Baca juga:
OSO: Kalau Wiranto mau jadi ketum lagi silakan, kali saja bisa jadi capres
Laskar Muda Hanura: OSO adalah mutlak sebagai ketum
Wasekjen Hanura: Beri kesempatan OSO tingkatkan elektabilitas partai
Marsda Daryatmo atau OSO yang sah pimpin Hanura?
OSO dukung Herman Deru, Ketua DPD Hanura Sumsel pilih Dodi Alex Noerdin
Saleh Husin ingin Hanura tetap eksis meski diterjang konflik
OSO jawab kabar minta mahar Rp 2 miliar buat Caleg Hanura

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.