Nasdem soal reshuffle jilid II: Bukan obat mengatasi masalah bangsa
Wakil Ketua Fraksi NasDem Johnny G Plate menilai biarkanlah reshuffle kabinet menjadi hak prerogatif Presiden Jokowi.
Politikus PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan, reshuffle Kabinet Kerja akan kembali dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Oktober mendatang. Sebab, menurutnya, pra-kondisi menjelang reshuffle jilid II sedang direncanakan untuk menteri yang bakal dicopot.
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Fraksi NasDem Johnny G Plate menilai biarkanlah reshuffle kabinet menjadi hak prerogatif Presiden Joko Widodo sepenuhnya. Namun, apabila memang reshuffle jilid II akan dilakukan, dia menilai bukan solusi mutakhir mengatasi permasalahan bangsa saat ini.
"Jika presiden merasa perlu reshuffle maka itu sepenuhnya hak prerogatif beliau. Ganti menteri bukan obat mengatasi semua masalah bangsa yang sudah sangat kompleks, banyak faktor lain ikut mempengaruhi termasuk silang pendapat dan manuver pilitik yang menjurus pada kontra produktif," kata Johnny saat dihubungi merdeka.com, Jumat (21/8).
Oleh sebab itu, Johnny kembali menegaskan pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut untuk mengatasi permasalahan bangsa saat ini diperlukan memperkuat kerjasama yang sinergis di antara semua komponen bangsa menghadapi masalah yang sedang terjadi di tanah air, khususnya tantangan di bidang perekonomian dan moneter.
"Semoga para pemimpin semua komponen bangsa ini mampu memberikan sinyal positif kepada pasar domestik dan dunia perekonomian global," paparnya.
Baca juga:
NasDem sebut Jokowi-KIH belum ada pembahasan soal reshuffle jilid II
Menko Luhut sebut tim ekonomi yang baru lebih kuat
Presiden Jokowi panggil Kapolri, Mendag & Menko Polhukam ke Istana
Saling kritik dan sindir menteri ekonomi kabinet Jokowi-JK
Politisi PDIP soal kinerja menteri: 2019 kan ada presiden baru
Politikus PDIP: Sebaiknya menteri berdebat di ruang rapat
5 Janji Jokowi dan menterinya jaga harga pangan tetap murah