LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

'Model seksi punya hak untuk nyaleg, toh rakyat yang memilih'

"Iya itu hak dan bukan hal baru, Pemilu 2009 banyak yang sudah ikut. Tidak menjadi jaminan terpilih.

2014-01-25 08:30:38
Model Seksi
Advertisement

Menjelang pemilu, beragam pendekatan partai untuk mendapat suara. Salah satunya menggaet publik figur yang diyakini memiliki popularitas tinggi di tengah konstituen. Tetapi setelah menduduki kursi empuk DPR kinerja para wakil rakyat itu tidak dibarengi dengan popularitasnya.

Politikus PPP , Okky Asokawati menyatakan setiap orang apapun latar belakangnya berhak mencalonkan diri sebagai perwakilan rakyat. Meski mempunyai popularitas tinggi tidak lantas menjadikan para artis dan model itu dengan langgeng meraih kursi dalam pemilihan umum.

"Iya itu hak dan bukan hal baru, Pemilu 2009 banyak yang sudah ikut. Tidak menjadi jaminan terpilih. Banyak yang gagal untuk menjadi caleg dan mendapatkan kursi," kata Okky di Jakarta, Sabtu (25/1).

Anggota Komisi IX DPR ini menuturkan, setiap orang yang maju sebagai wakil rakyat sudah tentu melewati persyaratan lebih dulu. Sehingga tidak sembarang bisa maju sebagai wakil rakyat. Setelah melewati tahapan itu, nantinya rakyat yang memilih apakah layak atau tidak.

"Sebelumnya kan partai menyaring. Jangan hanya merekrut tapi harus disaring. Ada Daftar Calon Sementara (DCS). Selama persyaratan itu terpenuhi ya enggak masalah. Hak setiap warga negara. Toh rakyat yang memilih, jadi ya enggak usah khawatir," ujarnya.

Menanggapi para artis dan model yang maju dalam bursa pencalegan. Okky menambahkan, siapapun yang maju nanti dalam Pemilu tidak lantas diberi kesan yang negatif sebelum orang tersebut membuktikan kinerjanya.

"Iya kan tidak bisa memberi judgement seperti itu. Sebelum membuktikan dirinya," tutup mantan desainer kondang itu.

Baca juga:
NasDem tolak Rp 700 M untuk honor saksi parpol dari APBN
Dana saksi Rp 700 M, Bawaslu dinilai 'selingkuh' dengan parpol
3 Bulan jelang pemilu, keabsahan Partai Demokrat dipersoalkan
Ray Rangkuti nilai ongkos Pemilu 2014 rawan dikorupsi
Bawaslu polisikan PAN & Gerinda karena curi start ngiklan di TV

(mdk/war)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.