Meutya Hafid nilai konflik Golkar buat partai tak pikirkan rakyat
"Munas nanti harus jadi momen Golkar berbalik 180 derajat untuk bangkit," ujar Meutya.
Politisi Muda Partai Golkar Meutya Hafid menegaskan bahwa kader Golkar khususnya kader muda menghendaki agar Munaslub Golkar nanti berlangsung transparan, bersih, tidak berlangsung transaksional dengan permainan politik uang.
Meutya juga berharap Munas dapat menjadi gerbang menyatukan kubu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono. Sebab, saat dilanda konflik internal, telah membuat partainya hanya sibuk mengurus partai dan tidak sempat untuk memikirkan kepentingan rakyat.
"Munas nanti harus jadi momen Golkar berbalik 180 derajat untuk bangkit," ujar Meutya dalam diskusi bertajuk 'Mau Kemana Golkar?' di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (21/2).
Wakil Ketua Komisi I DPR ini berharap agar Munas dapat menjadi momentum kebangkitan Golkar maka Munas harus berkualitas, harus penuh dengan perdebatan ide, berlangsung demokratis dan tak ada intimidasi.
"Masyarakat dalam hal ini pemegang suara dapat memberikan suaranya ada intimidasi," ujarnya.
Dia menambahkan Munas juga harus berjalan transparan sehingga masyarakat bisa menyaksikan langsung. Sehingga, kedepannya, Golkar dikenal sebagai partai yang dekat dengan publik.
Baca juga:
Meutya Hafid nilai konflik Golkar buat partai tak pikirkan rakyat
Tanpa 3 hal ini, Senior Golkar yakin konflik partai tak akan selesai
Isu politik uang dan perang Setya Novanto vs Ade Komarudin
Ini penjelasan Nurdin halid soal politik transaksional jelang Munas
Yorrys tak mau berpolemik soal politik uang jelang Munaslub Golkar