Menteri Tedjo tak mau ikut campur soal calon panglima TNI
Menurutnya secara tradisi harusnya calon panglima TNI ke depan dari TNI AU namun hal itu bisa saja berubah.
Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno menyerahkan sepenuhnya kandidat calon panglima TNI kepada Presiden Joko Widodo. Hal itu karena merupakan hak prerogatif presiden.
"Belum, Bapak Presiden masih memikirkan itu. Calonnya hanya tiga, yakni dari Kasad, Kasau dan Kasal. Terserah Bapak Presiden, memang di dalam kesepakatan tidak tertulis secara bergantian, tapi itu bukan harga mati. Terserah Presiden," kata Tedjo di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng 2, Jakarta Pusat, Rabu (3/5).
Menurutnya, panglima TNI selera Istana belum diketahuinya. Maka dari itu, dia mengharapkan agar masyarakat sabar menunggu.
"Sebetulnya harusnya AU. Tapi kan bisa tidak, bisa iya. Bisa saja AL. Terus, Bapak Presiden minta sekarang AD boleh. Terserah Presiden yang menggunakan. Tidak tahu saya, kan tidak bisa membaca pikiran Presiden. Kalau belum diucapkan kan saya tidak tahu. Dia belum membicarakan masalah itu," papar dia.
Lanjut dia, semua pimpinan matra di TNI dapat menjadi calon panglima TNI. Jokowi yang sepenuhnya memiliki hak memilih.
"Kemampuan hampir sama semua, tinggal Bapak Presiden pilih yang mana." pungkas dia.
Diketahui, Panglima TNI, Jenderal Moeldoko akan memasuki masa pensiun pada 8 Juli 2015 mendatang. Dengan demikian tongkat kepemimpinan tertinggi pada lingkungan TNI akan segera berganti dalam waktu dekat.
Sejumlah perwira tinggi mulai dari jenderal bintang tiga hingga bintang empat, disebut-sebut sebagai kandidat kuat calon pucuk pimpinan TNI itu. Jika merunut kelaziman pengangkatan panglima TNI secara bergilir antar-angkatan, maka kini kandidat terkuat berasal dari TNI Angkatan Udara.
Jenderal Moeldoko berasal dari TNI AD dan periode sebelumnya, Kasal, Laksamana Agus Suhartono, menjadi orang nomor satu di militer. Dengan demikian yang paling berpeluang adalah Kasau, Marsekal Agus Supriatna.
Baca juga:
TB Hasanuddin desak Jokowi segera serahkan nama calon panglima TNI
Fadli Zon minta Jokowi pilih Panglima TNI yang kuat di maritim
Ini profil jenderal calon panglima TNI pengganti Moeldoko
Kasad: Bisa saja panglima TNI dari Angkatan Darat
Ini kronologi hilangnya 2 prajurit di Papua versi panglima TNI
Moeldoko sebut prajurit TNI bakal naik gaji Juni mendatang
Panglima TNI: Istri prajurit boleh terlibat politik