Megawati Instruksikan PDIP Dukung Pemerintah, Ini Jawaban Jokowi Ditanya Hubungannya dengan Prabowo
Megawati menginstruksikan para kadernya mendukung penuh pemeritahan Prabowo.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan hubungannya dengan Presiden RI Prabowo Subianto tetap baik pasca pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menginstruksikan para kadernya mendukung penuh pemeritahan Prabowo.
Hubungan baik tersebut, kata Jokowi, tetap terjaga hingga saat ini. Salah satu buktinya Jokowi dan Prabowo belum lama bertemu di Solo.
“Kan baru saja beliau ke rumah, baru saja kita ngebakmi bareng, hehehe. Di Bu Citro, sampai jam dua belas malam,” ungkap Jokowi saat ditemui di rumahnya, Solo, Jumat (1/8).
Menurut Jokowi, setiap partai memiliki kebijakan tersendiri, termasuk PDIP yang memberikan dukungan ke pemerintahan Prabowo Subianto. Meski cukup lama bertemu, Jokowi mengaku tidak ada pembicaraan penting, selain gurauan soal PSI.
“Enggak ada pembicaraan, cuma soal PSI,” katanya.
Seperti diketahui, hubungan Prabowo dengan PDIP makin mesra. Dua indikatornya adalah dengan diberikannya amnesti kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang divonis bersalah dengan hukuman 3 tahun enam bulan penjara dalam kasus suap PAW DPR Harun Masiku.
Sementara itu, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memerintahkan seluruh kadernya untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif, Deddy Yevri Sitorus.
“Ibu menegaskan bahwa kita mendukung pemerintah — dalam arti mendukung segala upaya yang positif untuk menjaga negara, menghadapi krisis fiskal, defisit, pembayaran utang luar negeri, tantangan geopolitik, hingga tekanan ekonomi global,” kata Deddy usai Bimtek Nasional di Bali, Kamis (31/7).
Selain itu, Deddy juga menyoroti pesan Megawati agar PDIP tetap menjadi sokoguru pemerintahan. Dengan struktur UU Pemilu dan UU Partai Politik saat ini, partai memang dituntut memainkan peran strategis dalam sistem demokrasi.