LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Masyarakat juga bisa adukan anggota DPR yang gebrak meja ke MKD

Agus menambahkan, MKD pasti akan menampung setiap aspirasi masyarakat.

2015-12-01 11:13:44
MKD
Advertisement

Rapat pleno Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang membahas skandal Ketua DPR Setya Novanto kemarin berlangsung sengit. Mulai dari argumen keras hingga aksi gebrak meja terjadi di rapat yang berlangsung tertutup tersebut.

Menyikapi kejadian tersebut, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, aksi tersebut bisa diproses ke dewan etik parlemen. Namun dengan syarat, ada masyarakat yang melaporkan aksi tersebut.

"Sekarang yang namanya pelanggaran itukan harus ada yang mengajukan, kalau ada yang mengajukan, paling tidak ada proses yang menangani hal-hal dugaan-dugaan pelanggaran etika," kata Agus di kompleks parlemen, Selasa (1/12).

Agus menambahkan, MKD pasti akan menampung setiap aspirasi masyarakat. Termasuk aksi tidak pantas yang dilakukan anggota dewan di rapat pleno.

"MKD tentunya pasti akan menerima laporan dari masyarakat," ujar politikus Demokrat tersebut.

Sebelumnya, rapat pleno berlangsung sengit dan berujung aksi gebrak meja yang dilakukan anggota dewan. Rapat tersebut akhirnya harus ditunda hingga hari ini.

Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifuddin Sudding mengungkapkan rapat pleno tertutup yang digelar sejak siang tadi berlangsung alot. Bahkan, dia mengungkapkan saking alotnya perdebatan dalam rapat tersebut, sampai harus ada peristiwa menggebrak meja ruang rapat.

Sudding menjelaskan, perdebatan muncul tentang keputusan yang sudah dibuat pada rapat pleno sebelumnya, tentang kedudukan hukum (legal standing) Menteri ESDM Sudirman Said, hingga keputusan membawa laporan itu ke persidangan.

"Ada pihak yang ingin menganulir itu, sampai ada gebrak-gebrakan meja," kata Sudding di sela-sela rapat, Senin (30/11).

Baca juga:
Manuver Golkar selamatkan Setnov dari sidang MKD
Sanksi MKD untuk 2 Anggota DPR yang berkelahi dinilai masuk angin
Jika terus buntu, MKD bakal voting tentukan kelanjutan kasus Setnov
Anggota MKD dari Golkar yang diganti justru dukung usut kasus Setnov
Sudding sebut Golkar, PPP dan Gerindra jadi penghambat di MKD

(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.