LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Mantan Panglima TNI Jadi Calon Garda Terdepan Menangkan Ganjar

Ketua Majelis Pertimbangan Partai PPP Romahurmuziy atau Rommy mengungkapkan, jika partainya mengusulkan agar segera dibentuk tim untuk menyusun pemenangan capres Ganjar Pranowo.

2023-06-23 04:42:00
Ganjar Pranowo
Advertisement

Ketua Majelis Pertimbangan Partai PPP Romahurmuziy atau Rommy mengungkapkan, jika partainya mengusulkan agar segera dibentuk tim untuk menyusun pemenangan capres Ganjar Pranowo. Dia menyebut, usulan itu sudah disampaikan langsung kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Di mana tim ini nantinya bertanggung jawab atas penyusunan konten, apakah itu alas untuk pembangunan jangka menengah apabila Ganjar menang nanti atau penyusunan konten isu strategis," sambungnya.

Selain itu, tim yang dimaksud Rommy yakni untuk memetakan wilayah di mana Ganjar mendapat suara lemah atau wilayah dengan pendapatan suara tinggi. Kemudian, untuk pembuatan tim kampanye. Lebih lanjut, dia mengatakan, sempat muncul nama-nama di luar dari partai seperti Andika Perkasa untuk ditunjuk sebagai tim kemenangan nasional (TKN).

Advertisement

Sebab, meskipun PDIP sudah menunjuk Puan Maharani sebagai Ketua Tim Pemenangan Ganjar, namun tidak menutup kemungkinan nama-nama lain menjadi ketua tim pemenangan.

"Kita juga membuka kemungkinan nama-nama di luar partai untuk menjadi tim, seperti dulu ketika memutuskan Erick Thohir sebagai ketua TKN Ini juga dibahas, misalnya Pak Andika atau nama yang lain. Itu untuk masuk jadi ketua timdis secara resmi," imbuh dia.

Advertisement

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengakui, nama mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa masuk kandidat ketua tim sukses atau tim pemenangan nasional Bakal Capres PDIP Ganjar Pranowo. Puan yang ditugaskan untuk menyiapkan tim pemenangan menyebut memasukkan nama Andika sebagai calon kandidat ketua timses.

"Saya yang ditugaskan untuk kemudian nantinya itu membentuk tim. Masuk dalam list saya," ujar Puan ditemui saat meninjau persiapan Puncak Peringatan Bulan Bung Karno di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Sementara, Puan belum bisa memastikan apakah Andika menjadi kader PDIP atau tidak. Pertanyaan itu sebaiknya ditujukan kepada Andika.

"Jadi nanti tanyakan sendiri ya sama Pak Andika. 'Pak Andika sudah jadi kader PDI Perjuangan belum sih?'" ujar Puan.

Momen menarik juga terjadi seakan menjadi suatu sinyal. Andika Perkasa berziarah ke makam Presiden pertama RI Soekarno di Blitar, Jawa Timur (Jatim), Rabu (21/6). Hal itu bertepatan dengan Haul ke-53 Bung Karno.

Pada kesempatan itu, Andika sempat menerima video call dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Andika disambungkan oleh keponakan Megawati, Romy Hendra Soekarno.

Andika berziarah turut ditemani sang istri, Hetty Andika Perkasa. Sejumlah politikus PDI Perjuangan juga hadir, seperti Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, dan anggota DPR Fraksi PDIP Andreas Pareira. Kemudian, Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Soekarno Romy Hendra Soekarno dan Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno Dade Marhaendra.

Romy Hendra Soekarno menyebut, Andika menyampaikan terima kasih dan salam hormat kepada Megawati. "Andika menyampaikan terima kasih dan salam hormat kepada Ibu Megawati," kata Romy Hendra dalam keterangannya.

Pengamat politik Ujang Komarudin melihat memang ada kedekatan antara Andika dengan Megawati. Apalagi mertua Andika, mantan Kepala BIN A.M Hendropriyono sudah lama dekat dengan presiden kelima RI itu.

"Kedekatan juga Megawati dengan Hendropriyono mertua Andika, dari dulu juga dekat Megawati Hendropriyono tentu dengan Andika itu," ujar Ujang ketika dihubungi, Kamis (22/6).

Wajar seorang tokoh seperti Andika mendekati Megawati menjelang Pemilu 2024. Ujang yakin banyak agenda yang akan didiskusikan Andika dengan Megawati.

Pertemuan Andika dan Megawati itu bisa menjadi sinyal kerja sama politik ke depan. Bukan hanya menjadi calon wakil presiden.

"Pertemuan Megawati dan Andika bisa jadi bagian sinyal-sinyal mungkin dalam konteks kerja sama politik ke depan tidak mesti menjadi cawapres Andikanya tidak mesti tidak harus," ujar Ujang.

Andika bisa juga aktif menjadi kader PDI Perjuangan. Atau masuk ke tim pemenangan PDIP di Pemilu 2024.

Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com 

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.