LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Maki-maki SBY saat orasi, kampanye Gerindra dibubarkan Panwaslu

Jurkam Gerindra menuding SBY bohong memberantas korupsi. Pemerintah hanya menghamburkan uang negara.

2014-03-27 18:56:29
Kampanye Pemilu 2014
Advertisement

Kampanye Partai Gerindra di Lapangan Flores, Surabaya, Jawa Timur, dibubarkan paksa oleh Panwaslu. Penyebabnya, salah satu juru kampanye memaki-maki Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ), yang juga Ketua Umum DPP Partai Demokrat , saat berorasi di atas panggung.

Mendengar makian jurkam Partai Gerindra bernama Zaenal itu, petugas Panwaslu Kota Surabaya yang diketuai Wahyu Hariadi, langsung naik panggung dan menegur si jurkam yang juga menjabat sebagai penasehat DPD Gerindra Kabupaten Sidoarjo tersebut, Kamis (27/3).

Diceritakan Divisi Pengawasan Panwaslu Surabaya, Sardioko saat dikonfirmasi wartawan, dalam orasi politiknya, Zaenal tidak hanya memaki-maki SBY , melainkan juga memaki Gubernur Jawa Timur, Soekarwo yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur.

"Pemerintah harus kembalikan uang rakyat. Pemerintah utang ke luar negeri, yang bayar utang itu adalah rakyat, bukan SBY atau Soekarwo . Mereka (SBY dan Soekarwo) hanya teken saja. Kalau Prabowo jadi presiden, rakyat akan makmur dan pembangunan merata," kata Sardioko menirukan orasi Zaenal.

Dalam orasinya juga, Zaenal meminta Caleg DPR RI dari Partai Gerindra Dapil 1, Surabaya-Sidoarjo, Jawa Timur, Bambang Haryo untuk memperjuangkan pasal hukuman mati kepada koruptor, jika sudah terpilih nanti.

"Ini bukan janji kosong seperti pemimpin sebelumnya ( SBY ), yang cuma bisa membuat janji palsu berdiri paling depan akan menghunus pedang memberantas korupsi. Siapa dia? orangnya sekarang jadi presiden, dia adalah SBY . Belum kering mulutnya, terbukti semua kadernya mulai Anas Urbaningrum , Angelina Sondakh , Nazaruddin, Andi Mallarangeng masuk penjara gara-gara korupsi," ungkapnya Sardioko lagi, mengutip kalimat Zaenal saat berorasi.

Jadi, lanjut Sardioko, jurkam Partai Gerindra mengatakan, Pemerintahan SBY sekarang ini seperti apa? "Kemudian Gubernur Jatim Sukarwo juga menghabiskan uang rakyat, katanya seperti itu," beber dia.

Gara-gara pernyataan menyerang SBY dan Partai Demokrat itulah, Panwaslu menegur sang orator dan meminta agar kampanye dihentikan dan Partai Gerindra terancam sanksi. Sempat terjadi keributan dalam insiden penghentian kampanye tersebut.

Bahkan, darah petugas Panwaslu yang sudah mendidih, langsung menyeret Zaenal saat masih berorasi di hadapan 3.000 simpatisan partai, agar segera turun dari panggung sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca juga:
Gerindra 'pede' raih suara 20 persen
Busyro Muqoddas kritik SBY kampanye pakai fasilitas negara
Ketika anak-anak ikut kampanye Pemilu 2014
Kampanyekan pemilu damai, santri di Tangerang gelar istighosah
SBY kampanye naik pesawat kepresidenan, ini pembelaan Demokrat

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.