LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Kubu Prabowo Soal TKN Jokowi Buka Pintu Demokrat Gabung: Kami Solid Sekali

Dia meyakini Demokrat tidak akan berubah haluan ke koalisi Jokowi. Sebab, menurutnya, pimpinan Demokrat selama ini tak pernah absen menghadiri acara atau pertemuan koalisi Prabowo.

2019-04-27 19:24:16
Partai Demokrat
Advertisement

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menegaskan jika pihaknya tak meragukan soliditas partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Adil Makmur. Hal ini menyusul kabar Partai Demokrat yang 'digoda' kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk bergabung.

"Kami solid sekali dan kita tidak ragu dengan kesolidan teman-teman koalisi kami," ujar Andre saat dikonfirmasi, Sabtu, (27/4).

Dia meyakini Demokrat tidak akan berubah haluan ke koalisi Jokowi. Sebab, menurutnya, pimpinan Demokrat selama ini tak pernah absen menghadiri acara atau pertemuan koalisi Prabowo.

Advertisement

"Setiap acara yang melibatkan pimpinan parpol koalisi, Bang Hinca selalu hadir untuk mewakili Partai Demokrat untuk acara resmi atau rapat internal," kata Andre.

Oleh karenanya, Andre menyimpulkan kabar akan merapatnya Partai Demokrat tak berbeda jauh dengan kabar PAN yang disebut meninggalkan koalisi. Dia mengatakan, kabar tersebut hanya upaya untuk menggoyahkan Koalisi Indonesia Adil Makmur.

"Ya namanya juga orang usaha. Kemarin kan PAN, sekarang Demokrat, namanya upaya untuk menggoyahkan koalisi Indonesia Adil Makmur, namanya juga usaha boleh-boleh saja," kata Andre.

Advertisement

Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin membuka pintu bagi Partai Demokrat untuk bergabung. Wacana Partai Demokrat merapat ke koalisi Indonesia Kerja mencuat karena melihat komunikasi Jokowi dengan Susilo Bambang Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono berlangsung baik.

Peluang tersebut disampaikan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding. Namun, dia menyebut masih terlalu dini membicarakan gabungnya Demokrat ke koalisi karena Jokowi belum dilantik menjadi Presiden untuk periode kedua.

"Kami kira masih terlalu dini membicarakan bergabungnya koalisi pendukung 02 ke 01 mengingat Presiden Jokowi belum dilantik kembali sebagai presiden. Namun kami menyambut baik komunikasi dan silaturahmi yang memperat rasa persaudaraan dan persatuan bangsa pasca-Pilpres 2019," kata Karding melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (27/4).

Meski demikian, Politikus PKB ini menyebut Jokowi menyambut baik komunikasi dan silaturahmi yang dilakukan elite-elite politik pasca-Pemilu 2019.

"Kami dari TKN juga mengajak kepada seluruh elite partai untuk menciptakan suasana sejuk dengan mengedepankan persatuan bangsa dan tidak menciptakan narasi provokatif di masyarakat," jelasnya.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber : Liputan6.com

Baca juga:
BPN Minta TKN Tak 'Goreng' Pertemuan Jokowi dengan Zulkifli & Said Iqbal
Bertemu Jokowi, Said Iqbal Sebut Tak Bicara Pilpres dan People Power
Said Iqbal Sebut Pertemuan dengan Jokowi Cair Tanpa Nuansa Politis
Said Iqbal: Pak Jokowi Komitmen Revisi PP Nomor 78
BPN Tantang Nyali TKN Bentuk Tim Pencari Fakta Kecurangan Pemilu

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.