LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

KPU Cianjur Tegaskan Ada Salah Input Data NIK Bahar jadi WNA China

Polisi akan menelusuri akun di media sosial yang menyatakan di Cianjur ada WNA yang memiliki hak pilih, Polres akan berkoordinasi dengan patroli cyber, siapa yang membagikan pernyataan tersebut.

2019-02-26 21:07:46
KPU
Advertisement

KPU Cianjur, Jawa Barat, mengakui adanya kesalahan input data Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilu 2019, sehingga NIK WNA yang sudah memiliki KTP tercantum meskipun dengan nama yang berbeda. Komisioner KPU Cianjur, Anggy Shopia Wardany di Cianjur mengatakan dari pembuktian yang ada nama dan alamat Bahar warga Kelurahan Sayang, sesuai dengan identitas di DPT, namun data NIK yang terinput bukan milik Bahar melainkan WNA asal China.

"Ada kesalahan dalam input data tepatnya untuk NIK. KPU akan segera memperbaiki kesalahan input data tersebut, termasuk memeriksa data belasan WNA lain, untuk mencegah adanya kesalahan serupa dimana NIK mereka masuk dalam DPT," katanya.

Untuk 16 WNA lainnya, KPU akan melakukan verifikasi guna mencegah hal serupa. Namun pada prinsipnya KPU bukan memasukkan WNA yang bekerja di Cianjur sebagai pemilih, tetapi murni kesalahan dalam input data NIK.

Advertisement

Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah mengatakan KTP-e WNA tersebut telah dikroscek ke Kantor Imigrasi dan Disdukcapil Cianjur, membenarkan telah memberikan KTP tersebut sesuai dengan persyaratan dan kelengkapan.

"Setelah disinkronkan ternyata ada perbedaan alamat, meskipun NIK WNA tercantum di DPT atas nama Bahar, bukan berarti dia mendapat hak pilih, namun karena ada kesalahan dalam input data," katanya.

Namun pihaknya akan menelusuri akun di media sosial yang menyatakan di Cianjur ada WNA yang memiliki hak pilih, Polres akan berkoordinasi dengan patroli cyber, siapa yang membagikan pernyataan tersebut. Dia juga mengimbau semua pihak untuk tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya karena untuk saat ini satu informasi dapat menjadi viral karena berbeda pandangan dan persepsi.

Advertisement

"Segera kami telusuri karena pada kenyataannya hanya persoalan input data bukan WNA memiliki hak pilih. Kami harap semuanya bisa lebih selektif dan menyaring informasi yang beredar di media sosial," katanya.

Baca juga:
BPN Prabowo Khawatir e-KTP WNA China Timbulkan Potensi Kecurangan Pilpres
Wapres JK Minta Masyarakat Terima Pencantuman Kolom Kepercayaan di e-KTP
Imigrasi: 111 WNA Pemilik KTP di Sukabumi Tak Punya Hak Pilih di Pemilu 2019
Data Disdukcapil Cianjur: Ada 17 WNA yang Punya e-KTP
Fadli Zon Minta Kasus WNA China Punya e-KTP Diusut Tuntas
NIK WN China di e-KTP Terdaftar Atas Nama Bahar, ini Tanggapan KPU

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.